Polda Jabar Sosialisasi Penerimaan Anggota Polri

oleh
Sosialisasi Penerimaan Polri Terpadu oleh Karo SDM Polda Jabar Kombes Pol Dhani Kristianto

BANDUNG,- Polda Jabar dalam rangka penerimaan terpadu anggota Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) TA 2018 menggelar sosialisasi secara serentak yang dilaksanakan di seluruh kota dan kabupaten di wilayah hukum Polda Jawa Barat.

Sosialisasi ini langsung dipimpin oleh Karo SDM Polda Jabar Kombes Pol Dhani Kristianto, diantaranya dengan membagikan sekitar 100.000 brosur dan 10.000 kaos kepada masyarakat, pada tanggal 18 Maret 2018 lalu.

Sosialisasi Penerimaan Polri oleh Karo SDM Polda Jabar Kombes Pol Dhani Kristianto di Lapangan Gasibu, 18 Maret 2018.

“Kegiatan kampanye tersebut merupakan bagian dari upaya Biro SDM Polda Jabar untuk memberikan edukasi kepada masyarakat Jabar. Kaos yang dibagikan terdapat kata – kata yang dapat memberikan edukasi kepada masyarakat. Seperti : Masuk Polisi Secara Gratis, Jangan Percaya Pada Calo, Laporkan bila ada yang meminta imbalan uang, dan lain-lain. Dengan harapan besar semua masyarakat mengetahui bahwa menjadi anggota Polri tidak dipungut biaya alias gratis. Dan apabila ada orang yang meminta sejumlah uang / Calo dapat dilaporkan kepada kami untuk diproses lebih lanjut,” kata Kombes Pol Dhani Kristianto kepada wartawan di ruang Promoter Mapolda Jabar, Jalan Soekarno Hatta, Kota Bandung, (19/3/2018). Didampingi oleh AKBP Arif Sugiarto dan AKBP Sudrajad serta Restina (komunikasi publik).

“Dengan adanya sosialisasi, diharapkan dapat memberikan pencerahan kepada masyarakat tentang masuk polisi. Karena di masyarakat sering terdengar bahwa masuk polisi harus bayar, panitia melakukan KKN dan tidak transparan dalam pelaksanaannya, itu semua tidak benar. Sehingga dengan kegiatan ini masyarakat semakin paham dan mengerti dalam melihat proses rekrutmen seleksi penerimaan anggota Polri. Dan turut mendukung proses rekrutmen yang bebas dari KKN. Dalam rekrutmen kita akan menggunakan sistem Betah ( bersih , transparan, akuntabel dan humanis ) dan gratis tanpa bayar bayaran,” terang Dhani.

Lebih lanjut dijelaskan oleh Dhani, “Apabila masyarakat menemukan hal-hal yang menyimpang atau melanggar dalam prosesnya, seperti ada orang atau oknum atau siapapun yang menjanjikan dapat membantu meloloskan, meminta uang, segera melaporkan kepada kami atau hotline di nomor 082240035757 . Sehingga proses rekrutmen dapat terlaksana dengan baik dan lancar, mendapatkan bibit calon anggota polri yang berkualitas, unggul dan kompetitif,” harapnya.

Pada kesempatan tersebut tersebut Dhani juga memperkenalkan Lasmaya, yakni Laskar Alam Maya. “Kami membuka semacam pusat komunikasi yang kami buat, Lasmaya. Disitu kami membangun beberapa media sosial, sehingga masyarakat bisa menyampaikan masukan, kritik, dan saran untuk pelaksanaan rekrutmen,” ucap Dhani menerangkan.

Disamping itu, Dhani menjanjikan bahwa untuk mewujudkan transparansi dalam proses rekrutmen anggota Polri, masyarakat dan media bisa mengawasi langsung pelaksanaan tahapan seleksinya. “Kami berharap masyarakat bisa melihat rekrutmen anggota Polri yang bersih dan transparan,” tegasnya.

Kegiatan sosialisasi ini juga telah dilakukan sebelumnya oleh pihak Polda Jabar, antara lain dengan jemput bola door to door ke sekolah, pesantren, dan masyarakat untuk menjaring calon pendaftar Polri untuk dibimbing agar pada saat mendaftar sudah siap. Alhamdulillah, kata Dhani, pro aktif rekrutmen tersebut juga sudah mendapat dukungan dari Gubernur Jawa Barat. “Pendaftaran itu sendiri melalui sistem online diĀ penerimaan.polri.go.id,”

Menurut Dhani, untuk kuota calon anggota Polri yang bakal diterima tergantung animo dari masyarakat yang mendaftar. “Yang lalu diterima sebanyak 710 bintara Polri,” ujar Dhani yang sudah sekitar 6 bulan menjabat Karo SDM Polda Jabar.

Dengan adanya sosialisasi ini, diharapkan masyarakat bisa mempersiapkan diri, baik kesiapan ketahanan fisik, akademik, kesehatan, dan lain-lain. “Kami berharap seluruh masyarakat yang ingin menjadi polisi untuk tidak ragu, siapapun dia mempunyai kesempatan yang sama. Jangan berpikir jadi polisi itu untuk golongan tertentu saja. Silahkan, kami berharap ada mutiara-mutiara terpendam yang dapat kami jaring dari segala lapisan masyarakat,” kata Dhani. [St]

Comments

comments