POLBAN Gelar Kompetisi Mobil Listrik Indonesia Ke-9

oleh

BANDUNG – Kompetisi Mobil Listrik Indonesia (KMLI) kembali digelar untuk ke-9 kalinya di Kampus Politeknik Negeri Bandung (POLBAN). Kegiatan yang bertujuan untuk menampung dan meningkatkan kreatifitas mahasiswa khususnya di bidang industri teknologi transportasi ini sebagai wujud aksi nyata kepedulian terhadap lingkungan berkenaan dengan perkembangan isu EfSD (Education for Sustainable Development) atau pembangunan lingkungan bersih yang berkelanjutan.

Kegiatan KMLI ke 9 ini dilaksanakan dari tanggal 23-25 November 2017 dengan mengusung tema Mobil listrik sebagai kendaraan efisien, ekonomis dan aman serta ramah lingkungan.

Pada gelaran tahun ini, KMLI Polban mendapat dukungan sponsor utama dari PT. PLN (Persero), sehingga kegiatan tahun ini diberi nama KMLI Bersama PLN. Polban sebagai penyelenggara kegiatan memperlombakan enam kategori utama pada kompetisi mobil listrik ini, yaitu: Daya Tanjak, Percepatan, Pengereman, Slalom, Kecepatan dan Efisiensi.

Selain itu dilombakan juga Kategori tambahan sebagai bentuk penghargaan untuk para peserta, yakni, Poster dan Presentasi Terbaik, Pengemudi Mobil Terbaik, Tim Terbaik, Mobil dengan Desain dan Teknologi Terbaik, dan Rancangan Konstruksi Terbaik.

Adapun rangkaian kegiatan yang berkenaan dengan KMLI adalah eksebisi dan pameran mobil listrik dari instansi/perusahaan dan komunitas, talk show mobil listrik dengan narasumber Dahlan Iskan dan Ricky Elson serta Bazaar.

Pada sesi konferensi pers, Direktur Polban, Rachmad Imbang Tritjahjono, menuturkan bahwa minat peserta di gelaran KMLI sangat luarbiasa, ini dibuktikan dengan hadirnya 24 tim peserta dari 21 perguruan tinggi. Diantaranya datang dari Kalimantan dan Sumatera, selain dari perguruan ternama di pulau Jawa dan Bali.

Direktur Polban
Direktur Polban, Racmad Imbang Tritjahjono (tengah) saat konferensi pers jelang KMLI Ke-9 tahun 2017.

Sebagai tuan rumah, Politenik Negeri Bandung juga mengundang secara gratis perwakilan mahasiswa dari seluruh Indonesia, serta SLTA sederajat di Jawa Barat untuk berkunjung dan menyaksikan kegiatan ini.

“Respon yang luarbiasa dari para peserta yang hadir ini menunjukan minat mahasiswa untuk mengembangkan mobil listrik,” ujar Rachmad, didampingi oleh Pembantu Direktur Bidang Kemahasiswaan Polban Angki Rahmat, dan Ketua Pelaksana Ridwan Solihin.

“Pengembangan mobil listrik ini dari tahun ke tahun ini untuk mendapatkan jalan keluar alternatif untuk mengimbangi mobil yang berbahan bakar yang berasal dari fosil. Dan saat ini komunitas yang mencintai mobil listrik sudah banyak,” ungkap Rachmad.

Ditambahkannya, “Saat ini mobil listrik yang ikut kompetisi adalah mobil dengan satu penumpang, dan ada yang bisa bergerak dengan kecepatan 60-80 Km/jam, itu harus diwaspadai untuk keselamatannya, namun juga berbangga dengan produktifitas anak-anak,” terang Rachmad.

Harapan dengan terus berkembangnya teknologi dan inovasi untuk mobil listrik ini, Rachmad berkeinginan untuk bergerak ke arah komponen, yaitu memproduksi motor penggeraknya yang sampai saat ini masih didominasi produk impor.

“Mobil listrik populasinya secara global bertumbuh luar biasa, kita mengikuti itu, paling tidak kita bisa memproduksi sepeda motor listrik. Saya rasa akan memberikan solusi yang lebih baik untuk menambah kendaraan yang ramah lingkungan,” jelas Rachmad yang sebelumnya merasa terkesan dengan sportifitas dan kerjasama yang dilakukan oleh para peserta.

“Tujuan dari kompetisi ini diharapkan dapat mengarahkan minat mahasiswa maupun siswa SLTA sederajat kepada kegiatan positif, produktif, inovatif dan kompetitif dengan tetap mempertahankan silaturahmi demi peningkatan daya saing bangsa,” pungkasnya.

Kegiatan KMLI ini sendiri terselenggara atas dukungan penuh dari segenap civitas akademik Politeknik Negeri Bandung, Kemenristek Dikti, Badan Koordinasi Kemahasiswaan (BAKORMA) Politeknik seluruh Indonesia, media partner dan sponsorship PT. PLN (Persero) sebagai sponsor utama, lalu PT Toyota Motor Manufacture Indonesia, BRI, Achilles, Corsa, Coca-cola, dan C59. [St]

Comments

comments