Jambore Kebangkitan Peringatan Hari Kebangkitan Nasional

oleh
Hari Kebangkitan Nasional

Bekasi, Komunitas Barudak Leutik Bantargebang beserta Teras Aksara dan Kusuma Bangsa, Kota Bekasi, menggelar acara Jambore Kebangkitan dalam rangka memperingati Hari Kebangkitan Nasional Sabtu (20/5/2017)

Jambore Kebangkitan diikuti oleh anak didik dari Teras Aksara dan dihadiri oleh komunitas Saka Bhayangkara serta sejumlah tamu undangan.

Acara Hari Kebangkitan Nasional dimulai pukul 20:00 malam, diawali dengan pembukaan yang dilanjutkan dengan sambutan dari penggagas barudak leutik Agus Hadi Prasetyo atau yang biasa disapa Pae.

Dalam sambutannya Agus Hadi Prasetyo mengajak untuk bersama-sama membangkitkan kembali kepedulian terhadap pendidikan untuk mencerdaskan bangsa.

Menurut Agus Hadi Prasetyo insan Pers memiliki andil yang besar dalam mencerdaskan bangsa, jangan sampai sebaliknya justru merusaknya dengan mengutamakan berita viral yang menyesatkan.

Bunda Sri yang merupakan pimpinan dan sekaligus sebagai salah satu pendidik di Teras Aksara, dalam sambutannya mengingatkan “bahwa bangsa yang besar adalah bangsa yang menghargai para pahlawannya.” Jelasnya mengutip dari ungkapan Presiden Soekarno.

“sejarah itu sangat penting, bagaimana bisa disebut anak Indonesia kalau tidak mengenal sejarah Indonesia,” tambah Bunda Sri kepada para anak-anak peserta Jambore Kebangkitan.

“Sebagai pelajar yang baik, harus bangkit dari kebodohan dan kemalasan dalam menuntut ilmu demi cita-cita yang mulia,” pungkas Bunda Sri.

Agus Wibisono sebagia pembina Teras Aksara, mengajak untuk lebih peka dan peduli kepada sesama, dan lakukan yang terbaik untuk bangsa Indonesia.

Acara dilanjutkan dengan pembacaan puisi dan menyanyikan beberapa lagu-lagu kebangsaan, diantaranya lagu Syukur, Kebyar-kebyar dan Ibu Pertiwi dengan diiringi musik akustik.

Selanjutnya para peserta Jambore Kebangkitan disuguhi pemutaraan film Hos Tjokroaminoto. Para peserta yang hadir tampak menyimak dengan seksama menyaksikan sejarah perjuangan Pahlawan Hos Tjokroaminoto.

Setelah selesai pemutaran film Hos Tjokroaminoto, acara dilanjutkan dengan renungan suci, ditandai secara simbolik dengan menyalakan api unggun oleh semua peserta yang hadir dalam acara tersebut menggunakan lilin.

Refleksi kebangkitan sebagai puncak dari serangkaian acara Jambore Kebangkitan, hadir tamu undangan sebagai pembicara Adi Yunsyah Ketua MPI KNPI (Majelis Pemuda Indonesia), mengulas tentang makna Hari Kebangkitan Nasional. (wly/pr)

Hari Kebangkitan Nasional

Comments

comments