Pengurus Partai Demokrat Kota Bandung Tidak Hadiri Acara Perkenalan Paslon Walikota & Wakil Walikota Nurul Arifin – Rully, Ini Alasannya…

oleh

BANDUNG – Acara konferensi pers untuk memperkenalkan pasangan Nurul Arifin dan Chairul Yaqin Hidayat (Rully) sebagai Walikota dan Wakil Walikota Bandung yang diusung oleh Partai Golkar dan Partai Demokrat pada hari, Jumat (10/11/2017), yang dilaksanakan di Butterfield Kitchen Jl Dipatiukur, Kota Bandung, tidak dihadiri oleh jajaran petinggi pengurus Partai Demokrat Kota Bandung

Acara tersebut selain dihadiri oleh duet Nurul Arifin-Rully, juga dihadiri oleh Ketua Partai Golkar Kota Bandung Deden Hidayat, beserta tokoh politisi kawakan Partai Golkar Jawa Barat, Ali Hasan yang saat ini duduk sebagai Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat dan Ketua Partai Golkar Kota Cimahi. Didampingi para relawan Nurul Arifin-Rully. 

“Tadi saya sudah telepon Kang Erwan sebagai Ketua Demokrat Kota Bandung yang tadinya mau hadir, tapi beliau minta maaf (tidak bisa hadir) karena sampai hari Minggu ada Musda di Kota Bandung. Kebetulan rekan di Kota Bandung ini menjadi panitia sebagai tuan rumah (Musda), beliau titip salam bagi semua yang hadir pada kesempatan ini, ” terang Deden Hidayat pada kesempatan sambutannya kepada awak media terkait dengan tidak hadirnya pengurus Partai Demokrat Kota Bandung di konferensi pers tersebut.

Dilanjutkan oleh Deden, “Bagi kami Partai Golkar Kota Bandung, proses politik dan administrasi sudah dinyatakan selesai, juga dengan ditetapkannya itu (paslon Nurul-Rully) menjadi landasan buat semua untuk mensupport yang menjadi tujuan bersama,” ujarnya. 

Dikatakan sebelumnya oleh Deden, diusungnya pasangan calon Walikota dan Wakil Walikota Bandung Nurul Arifin dan Rully, sesuai dengan putusan DPP Partai Golkar maupun Partai Demokrat, bahwa untuk Pilwalkot Bandung koalisi antara Partai Golkar dan Partai Demokrat sudah terjalin dan sudah menjadi kesepakatan bersama. 

Dikesempatan yang sama, Chairul Y Hidayat yang akrab dipanggil Rully ini menyatakan terimakasihnya kepada semua pihak yang telah mempercayakan ia untuk menjadi calon Wakil Walikota Bandung mendampingi Nurul Arifin. “Partai Demokrat di Jakarta melalui Sekjen Hinca Panjaitan menyerahkan surat tugas yang ketetapannya sudah final untuk memilih pasangan Nurul Arifin sebagai Calon Walikota dan saya sebagai calon Wakil Walikota Bandung untuk Pilkada tahun 2018. Pada kesempatan ini tentu saja saya ingin mengucapkan terimakasih kepada DPC Partai Demokrat Kota Bandung yang sudah menyelenggarakan konvensi dengan demokratis dan konvensi sudah berakhir dan sudah menetapkan saya yang terpilih oleh partai. Untuk itu saya mengucapkan terimakasih kepada seluruh panitia terutama Kang Erwan Ketua DPC Partai Demokrat Kota Bandung dan para pengurus yang hari ini tidak berkesempatan hadir,” urai Rully panjang lebar.

Ditetapkannya pasangan Nurul Arifin dan Rully sebagai Calon Walikota dan Wakil Walikota Bandung oleh Partai Golkar dan Partai Demokrat, mengantarkan pasangan ini sebagai pemegang tiket pertama untuk maju ke Pilwalkot tahun 2018 mendatang. Karena gabungan kursi Partai Golkar dan Partai Demokrat di DPRD Kota Bandung berjumlah 12, melebihi jumlah dukungan minimal 10 kursi atau 20% dari yang disyaratkan. [St]

Comments

comments