Teddy Suchyar Janjikan Penampilan Spektakuler di Pameran Lukisan Akbar Sejuta Bunga

oleh -
Lukisan

BANDUNG-SII, Dunia seni lukis Indonesia terus bergeliat mengepakan sayap keabadian, dunia yang selalu menawarkan keindahan bagi para penikmat lukisan walau terhimpit oleh keangkuhan kemajuan teknologi. Disini, dunia seni lukis Indonesia tak akan pernah habis ditelan jaman.

Teddy Suchyar, seniman lukis Indonesia jebolan seni rupa ITB membuktikan bahwa seni adalah tentang rasa, jiwa, dan emosi. Seni tidak bisa di kalkulasi, seni adalah teknologi maya yang mengalir alamiah penuh warna yang dituangkan dari sumber imajinasi senimannya ke atas lembaran kanvas yang bisa dinikmati tanpa mengenal batas.

Teddy Suchyar

“Melukis adalah tentang kepuasan batin”, Ujar Teddy saat wawancaranya dengan SII di BMC Jl Aceh kota Bandung beberapa waktu yang lalu. Pelukis beraliran abstrak dan realis ini menyebutkan bahwa teknik inovasi dalam melukis bukanlah suatu yang dilarang.

Teddy pernah melukis di kanvas berukuran 2×4 meter dan di tengah kanvas itu terselip model seorang wanita muda yang menjadi bagian dari lukisannya, ia menggariskan kuasnya kian kemari dengan cat warna warni seakan ingin menunjukan bahwa kolaborasi bisa dilakukan dan menghasilkan sesuatu seni yang berbeda.

“Pada lukisan abstrak, deskripsi tentang sesuatu tidak selalu dalam bentuk yang jelas, tapi bagaimana memaknai dan menilai hasil lukisannya”, ujar Teddy.

Dari kebolehannya melukis diatas kanvas itu, Teddy Suchyar di daulat untuk tampil dikesempatan pertama pada pembukaan gelaran Pameran Lukisan Akbar Sejuta Bunga, pameran yang di klaim akan menjadi catatan rekor MURI dengan jumlah pelukis terbanyak.

“Saya akan melukis dalam kesan hiburan dan spektakuler. Selain ada model diatas kanvas juga akan menggunakan media cat, serbuk dan akan ditutup dengan smoke flare”, ungkap Teddy yang akan melukis dalam waktu tidak lebih dari 15 menit dengan tema bunga.

Teddy Suchyar adalah pelukis nasional yang pernah mendapatkan penghargaan Original Rekor Indonesia pada tahun 2016 atas prestasinya sebagai kreator lukis kolaborasi seniman lukis yang melakukan body painting bersamaan secara silang yang diaplikasikan dalam sebuah lukisan pada acara Art & Photography Exhibition 2016 Save Our Cultural Heritage.

Dikesempatan itu Teddy juga mendapat anugrah penghargaan dari Record Holders Republic, official World Record yang berbasis di Inggris atas prestasi Teddy sebagai Art Collaborator.

Perform terakhir Teddy di kota Bandung yakni pada acara Demo Lukis di Riau Street Festival bulan Desember 2016 lalu.

Pameran Lukisan Akbar Sejuta Bunga akan digelar pada tanggal 25-26 Februari 2017 di Jl. Ir Soekarno kota Bandung. Menurut panitia, Asep Berlian, yang juga pelukis nasional, kepada SII menjelaskan bahwa hajatan bagi para pelukis ini akan diikuti oleh pelukis dari dalam negeri dan mancanegara yang diantaranya dari Belgia, Jerman, Hong Kong, Equador dan Jepang. Per tanggal 14 Februari 2017 sudah lebih dari 200 pelukis yang mendaftar untuk ikut serta. (Stanly)

Comments

comments