Pemuda Lintas Agama Kota Semarang Deklarasi Damai

oleh
Pemuda Lintas Agama Kota Semarang Deklarasi Damai

Semarang [ Sorot Indonesia ] – Elemen pemuda dan mahasiswa Kota Semarang melakukan deklarasi damai dengan empat poin utama, yakni menjunjung nilai kehidupan yang berlandaskan Ketuhanan Yang Maha Esa dalam kebersamaan dan kepedulian antar umat beragama, menolak segala bentuk kekerasan yang mengatasnamakan SARA, menjaga dan berperan aktif dalam mewujudkan kerukunan dan kedamaian hidup berdampingan antar umat beragama, dan menyerukan untuk mengajak seluruh elemen masyarakat agar menjaga persaudaraan dan toleransi hidup berbangsa dan bernegara.

Deklarasi yang dipimpin oleh Ketua DPD KNPI Kota Semarang, Choirul Awaludin dan diikuti oleh perwakilan dari pemuda lintas agama, serta 150 orang mahasiswa dan pemuda Semarang, ini merupakan bagian dari rangkaian kegiatan Seminar dan Dialog Pengembangan Toleransi Pemuda Lintas Agama, yang diselenggarakan Dispora, Rabu (28/02/2018).

Pemuda Lintas Agama Kota Semarang Deklarasi Damai
Pemuda Lintas Agama Kota Semarang Deklarasi Damai

Awaludin saat ditemui di sela kegiatan tersebut menyatakan pentingnya deklarasi tersebut di tengah maraknya isu penyerangan terhadap tokoh agama dan menjaga kondusifitas Pilkada, “Hari ini kita tidak hanya sekedar berdialog. Namun juga deklarasi dalam rangka meredam maraknya isu penyerangan terhadap para tokoh agama. Hal ini penting untuk dilakukan agar masyarakat tidak terpengaruh oleh hal-hal yang membuat resah,” kata dia.

Lebih lanjut dia menyadarkan bahwa masyarakat Jawa Tengah memiliki banyak elemen yang dapat diandalkan untuk hal tersebut, “dengan deklarasi ini kami berharap masyarakat sadar bahwa di pemerintah memiliki tenaga keamanan yang profesional serta didukung oleh peran serta masyarakat dalam PAM swakarsa” imbuhnya.

Hal senada juga diungkapkan oleh Suharmanto, pria yang menjadi Kepala Satuan Koordinasi Cabang Barisan Ansor Serbaguna (Kasatkorcab Banser) Kota Semarang tersebut juga mendukung deklarasi tersebut, “Kami (Ansor) turut mewakili dalam pernyataan yang dideklarasikan bersama,” ucap pria yang akrab disapa Ndan Her. Ia melanjutkan, “ini artinya kami mendukung bahwa kondusifitas menjelang Pilkada ini harus terus dijaga. Masyarakat tidak perlu resah dan terpancing oleh isu-isu yang beredar,” tandasnya, “Banser dan juga kawan-kawan yang peduli dengan bangsa ini merupakan massa yang terorganisir, tertib dan siap bekerjasama dengan aparat pemerintah dalam menjaga ketertiban umum,” tegasnya saat dimintai keterangan terkait kegiatan tersebut.

Ketua FKPT Jateng, Dr H Budiyanto SH M.Hum., menandaskan bahwa pemuda Semarang memang berbeda, “KNPI dibawah pimpinan Awaludin sejauh ini memang memiliki karakter tersendiri, sangat mengerti apa yang harus dilakukan sebagai pemuda,” tutur Budiyanto. Ia juga menyatakan bahwa toleransi yang ada pada Banser harus dicontoh, “Banser ini perlu ditiru, memegang teguh toleransi antar umat beragama. Jadi, di saat ada umat lain merayakan hari raya, Banser selalu siap menjaga. Begitu pula sebaliknya, mereka juga siap membantu Banser. Ini toleransi yang patut ditiru,” ungkap dosen Fakultas Ilmu Sosial Unnes. Lain itu, dirinya berharap kerjasama yang sudah terjalin dengan baik dapat ditingkatkan guna menunjang Pilkada serentak terlaksana dengan sukses, aman dan damai. (ARH_SorotIndo)

Comments

comments