Kepergok Buang Muatan Ke Sungai Cibaligo, Pemilik Dan Operator Mobil Tangki Sedot WC Dikenakan Sanksi Sosial

oleh
Pengusaha Dan Karyawan Mobil Tangki Sedot Tinja Kena Sanksi Sosial Bersihkan Sungai

Cimahi, sorotindonesia.com,- Akibat ketahuan oleh jajaran Satgas Citarum Sektor 21 Subsektor 21-13/Cimahi Selatan sedang membuang limbah kotoran manusia (tinja) dari dalam tangki mobil ke aliran Sungai Cibaligo pada hari Kamis lalu, tanggal 11 Oktober 2018, 5 orang pelaku dikenakan sanksi sosial untuk membersihkan sungai selama 15 hari.

Hal ini terungkap dalam pertemuan antara Dansektor 21 Satgas Citarum Kolonel Inf Yusep Sudrajat, Danramil 0922/Cimahi selaku Dansubsektor 21-13 Mayor Inf Mamin Masturi, Kapolsek Cimahi Selatan Polres Cimahi AKP Sutarman, perwakilan Kelurahan Melong, Tarya Sudrajat, dan Pengurus RW 01 Kelurahan Melong, Roni, serta 5 orang pelaku di Makoramil 0922/Cimahi Kodim 0609, Sabtu (13/10/2018).

Ikut dihadirkan pada sidang penetapan sanksi tersebut, barang bukti 2 unit mobil tangki yang digunakan para pelaku untuk melaksanakan aksinya.

Pada kesempatan itu, Dansektor mengingatkan kepada para pelaku, “Kotoran yang bapak-bapak sedot dari septic tank warga masyarakat atau perusahaan, tidak boleh dibuang ke sungai. Harus dibuang ke tempat yang sudah ditentukan,” tegasnya.

Dilanjutkan oleh Dansektor, “Sementara, bapak-bapak diketahui telah membuangnya ke sungai. Itu sudah menyalahi. Itu menyalahi atau tidak?” tanya Dansektor kepada para pelaku, yang dijawab oleh para pelaku secara serempak, “menyalahi,” jawabnya, mengakui perbuatannya.

Maka dari itu harus ada sanksi, kata Dansektor, sanksi hukumnya saya serahkan kepada Pak Kapolsek, selain itu juga ada sanksi sosial.

“Saya sudah bicara dengan pengurus warga setempat dan perwakilan dari pemerintah kelurahan, sanksi sosialnya adalah bapak-bapak ikut kerja bakti bersama dengan jajaran Satgas TNI di aliran sungai, selama 15 hari,” tegas Kolonel Yusep lagi.

Sanksi yang disebutkan oleh Dansektor ini diterima oleh para pelaku secara lisan dan dituangkan dalam surat pernyataan yang ditandatangani para pelaku berinisial Sut (22) warga Baleendah, Suw (23) warga Nanjung, Aj (20) warga Nanjung, Reg (29) warga Baleendah, dan Din (41) warga Baleendah.

Dansektor juga menekankan bahwa sanksi sosial ini merupakan bentuk efek jera buat yang lainnya, “Saya harapkan para pengusaha dan sopir mobil tangki tinja ini tidak melakukan hal yang serupa dengan para pelaku,” tekan Dansektor.

Ditempat terpisah, Danramil 0922 selaku Dansubsektor 21-13 Mayor Inf Mamin Masturi menjelaskan kronologinya, “Menurut keterangan pelaku, mereka baru menyedot limbah kotoran dari dua rumah. Lalu mencari celah untuk membuangnya ke Sungai Cibaligo. Kami selaku bagian dari Satgas Citarum Harum yang sedang berpatroli, memergoki mereka tengah membuang muatannya tersebut pada tanggal 11 Oktober 2018 sekitar pukul 10.00 Wib,” terangnya.

Dijelaskan lebih lanjut oleh Mayor Inf Mamin, “Sebelumnya, kami juga mendapatkan laporan dari masyarakat bahwa sering ada yang membuang limbah kotoran di sekitar wilayah itu, meski tidak rutin,” jelasnya.

Danramil 0922/Cimahi selaku Dansubsektor 21-13 Satgas Citarum Mayor Inf Mamin Masturi dan Kapolsek Cimahi Selatan AKP Sutarman saat wawancaranya dengan wartawan terkait pencemaran sungai yang dilakukan oleh operator mobil tangki sedot limbah kotoran manusia. Sabtu (13/10/2018).
Danramil 0922/Cimahi selaku Dansubsektor 21-13 Satgas Citarum Mayor Inf Mamin Masturi dan Kapolsek Cimahi Selatan AKP Sutarman saat wawancaranya dengan wartawan terkait pencemaran sungai yang dilakukan oleh pemilik dan operator mobil tangki sedot WC. Sabtu (13/10/2018).

Menyikapi kasus ini, Kapolsek Cimahi Selatan AKP Sutarman menyebutkan, “Kami akan proses para pelaku dengan prosedur yang berlaku. Nanti setelah penyerahan dari pihak Satgas maupun dari Koramil kepada kita, selanjutnya kita akan melaksanakan penyelidikan dan penyidikan,” ujar Kapolsek.

Ditambahkan oleh Kapolsek, “Apabila memenuhi unsur tindak pidana baik Lingkungan Hidup ataupun KUHP, akan kita proses penyidikan lebih lanjut. Tetap kita akan ajukan ke pengadilan,” tambahnya.

Dua unit mobil tangki sedot WC yang berhasil diamankan Satgas Citarum Harum Sektor 21 saat diketahui sedang membuang muatannya ke Sungai Cibaligo, Cimahi.
Dua unit mobil tangki sedot WC yang berhasil diamankan Satgas Citarum Harum saat diketahui sedang membuang muatannya ke Sungai Cibaligo, Cimahi.

Roni, pengurus RW 01 Kelurahan Melong, Kecamatan Cimahi Selatan, Kota Cimahi, mengatakan kepada wartawan bahwa pembuangan limbah kotoran manusia di wilayahnya tersebut sangat merugikan pihaknya, “Dampaknya tentu merugikan. Kami setuju dengan sanksi sosial yang diberikan, dan mungkin ada tindakan lain dari kepolisian,” kata Roni. [St]

Comments

comments