Pelaku Curanmor Tewas Ditembak

oleh -
Curanmor
Kapolrestabes Bandung Kombes Pol. Hendro Pandowo (tengah) didampingi Kasatreskrim AKBP M Yoris (kiri) saat konferensi pers pengungkapan kasus curanmor, (10/6).

BANDUNG, Seorang pelaku curanmor malam hari kemarin sekitar pukul 20.30 Wib tewas ditembus peluru aparat kepolisian di Jl. Wangsadireja Kec. Lengkong Kota Bandung, (10/6).

Menurut informasi yang diterima sorot indonesia, Peristiwa ini bermula ketika terduga pelaku berjumlah 2 orang yang gerak geriknya mencurigakan dengan menggunakan sepeda motor berkeliling di sekitar Paledang. Anggota polisi yang sedang bertugas segera mengintai gerak gerik pelaku yang saat itu masuk keluar gang. Terduga pelaku yang berboncengan itu, mendekat ke sepeda motor ninja yang sedang diparkir di sekitar jalan lengkong kecil. Saat hendak beraksi, diduga pelaku melihat anggota yang sedang memantau, lalu pelaku melarikan diri ke Jl. Wangsadireja dan dikejar oleh anggota.

Sesaat kemudian pelaku mengeluarkan senjata api dan menembak anggota polisi yang sedang mengejarnya, anggota polisi yang sudah bersiaga membalas tembakan yang dilakukan oleh terduga pelaku dan mengenai tubuh pelaku hingga salah seorang pelaku tersungkur.

Rekan pelaku mencoba melarikan diri, tapi berhasil ditangkap dan diamankan oleh anggota kepolisian.

Selanjutnya pelaku yang terkena tembakan dibagian dada dan di duga telah tewas di TKP segera di bawa ke RS Sartika Asih untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

Kapolrestabes Bandung Kombes Pol. Hendro Pandowo didampingi Kasatreskrim AKBP M Yoris pada konferensi pers yang dilaksanakan pada hari, Sabtu (10/6), di Mapolrestabes Bandung menjelaskan, para pelaku pada setiap aksinya selalu membekali diri dengan senjata api. Pelaku pertama berinisial Hel (25), tewas tertembak, dan pelaku kedua berinsial Roz (37). Dari para pelaku kita sita barang bukti 1(satu) pucuk senjata api jenis revolver (dorlok), 4 (empat) kunci astag, 4 (empat) butir peluru, 1 (satu) buah magnet dan 1 (satu) unit sepeda motor merk Honda Beat No.pol D-4537-VBX yang merupakan kendaraan yang digunakan oleh pelaku untuk melakukan aksinya dan juga hasil kejahatan.

Kapolrestabes lebih lanjut menjelaskan, pelaku Roz yang masih dimintai keterangannya mengaku kejahatan yang dilakukannya sudah 30 (tiga puluh) kali di wilayah Kota Bandung. Dan hasil curiannya di jual ke Dn alias Aad yang saat ini masih dilakukan pengejaran oleh pihak kepolisian.

“Akan terus kami kembangkan, ada kemungkinan ada TKP-TKP lainnya diluar Kota Bandung,” ujar Kapolrestabes.

“Dari KTP yang kami temukan, kedua pelaku ini adalah warga Lampung Timur,” tambah Kapolrestabes.

Adapun tindakan tegas yang dilakukan aparat kepolisian di lapangan, Kapolrestabes menerangkan bahwa upaya paksa dengan dilakukan penembakan. Karena pada saat dilakukan penangkapan pelaku mengeluarkan senjata api dan menembak ke arah anggota sebanyak dua kali, tapi tidak mengenai anggota, anggota lalu membalas dan mengenai dada pelaku dan meninggal dunia.

“Semoga Bandung aman bagi masyarakat dan tidak aman bagi pelaku kejahatan,” pungkas Kapolrestabes Bandung Kombes Pol. Hendro Pandowo.

Korban Curanmor Dihadirkan Pada Saat Konferensi Pers

Pada kesempatan konferensi pers tersebut, korban curanmor bernama Ati yang sepeda motornya di curi oleh para pelaku, dihadirkan ke tempat konferensi pers.

Korban adalah warga Bojongsoang yang motornya hilang diambil pelaku di wilayah Margasari Kec. Buahbatu Kota Bandung pada tanggal 27 Januari 2017 lalu.

Ati menjelaskan bahwa saat itu ia sedang mampir ke masjid di Jl. Sukamenak Margasari, kurang lebih 7 menit. Setelah keluar ia kaget karena sepeda motornya sudah tidak ada, lalu ia melapor ke Polsek Buahbatu.

“Saya berterimakasih kepada pihak kepolisian, karena dapat mengungkap pelaku pencuriannya. Semoga Bandung akan lebih aman,” ujar Ati kepada wartawan.

Sepeda motor yang berhasil disita polisi dari pelaku kejahatan itu diserahterimakan dari pihak kepolisian kepada Ati. (St)

Curanmor
Kapolrestabes Bandung Kombes Pol. Hendro Pandowo menyerahkan sepeda motor kepada korban curanmor di Mapolrestabes, (10/6).

Comments

comments