Pasca Dicabutnya Kewenangan, Pihak DISDIKBUD Mura Hanya Pantau UNBKP Tingkat SMA Kab. Mura

oleh
UNBKP
Ingatno, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Murung Raya Saat diwawancaraai sorotindonesia.com Diruang Kerjanya, Senin (10/4/17)

Murung Raya, sorotindonesia.com – Ujian Nasional Berbasis Kertas dan Pensil (UNBKP) yang diselenggarakan secara nasional diseluruh Sekolah Menengah Atas (SMA) dimulai Senin (10/4/17) sampai dengan Kamis (13/4/17) nanti. Adapun jumlah siswa SMA se Kabupaten Murung Raya yang mengikuti proses UNBKP ini berjumlah 976 siswa dari 32 SMA yang ada di 10 kecamatan.

Pihak pengelola SMA se Kabupaten Murung Raya yang saat ini sesuai dengan UU No. 23 tahun 2014 tentang Pemerintah Daerah sudah dipindahkan wewenangnya ke Dinas Pendidikan Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah. Artinya segala sesuatu yang berkaitan dengan aturan, kebijakan dan dana operasional sudah di pegang oleh pihak Dinas Pendidikan Provinsi Kalimantan Tengah.

Hal ini disampaikan Ingatno Kepala Dinas Pendidikan Dan Kebudayaan Kabupaten Murung Raya di ruang kerjanya mengatakan, “Pemerintah Kabupaten Murung Raya pada prinsipnya ikut memfasilitasi pelaksanaan Ujian Nasional ditingkat SMA hari ini dan yang telah selesai beberapa hari yang lalu di SMK. Memang secara Hukum dan administrasi ini kewenangan pihak Dinas Pendidikan Provinsi Kalimantan Tengah tetapi keberadaan sekolah ini kan berada di Kabupaten Murung Raya sehingga kita tidak bisa lepas tangan, tetap kita pantau dalam pelaksanaan UN ini sehingga kegiatannya tetap sesuai dengan yang kita harapkan”, katanya, Senin (10/4/17).

Saat ini yang terpenting menurut Ingatno saat ini adalah kita memfasilitasi penyelenggaraan UN ini agar tetap berjalan. Salah satu perhatian dari Pemerintah Kabupaten Murung Raya adalah Kartu Murung Raya Cerdas (KMC) untuk SMA, SMK, dan SLB tetap kita salurkan setelah hasil dari koordinasi Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Murung Raya dengan pihak Inspektorat Provinsi Kalteng , BPKP Perwakilam Kalimantan Tengah dan sudah disetujui oleh Bupati Murung Raya sehingga program Pemerintah Daerah Kabupaten Murung Raya tetap berjalan.

“mengapa UN kali ini dilaksanakan dengan sistem UNBKP tidak memakai yang berbasis Komputer yang dilaksanakan di seluruh SMA di Kabupaten Murung Raya ini disebabkan oleh sarana prasarana penunjang komputer, jaringan internet yang tidak ada tersedia. Sehingga arahan dari pihak Kementerian Pendidikan untuk melaksanakan UN yang berbasis Kertas dan Pensil saja”, pungkas Ingatno kepada sorotindonesia.com (yud)

Comments

comments