Dansektor 21 Wakili Pangdam Siliwangi Hadiri Seminar Nasional KKN Tematik Citarum Harum Di UPI Bandung

oleh -
Pangdam Siliwangi Hadiri Seminar Nasional KKN Tematik Citarum Harum Di UPI Bandung

sorotindonesia.com, BANDUNG,- Pangdam III/Siliwangi Mayjen TNI Nugroho Budi Wiryanto diwakili oleh Dansektor 21 Satgas Citarum Kolonel Inf Yusep Sudrajat, hadiri kegiatan Seminar Nasional dan Bazar Hasil Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Perguruan Tinggi Tahun 2019 di Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) bertemakan Peran Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Dalam Mempercepat Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan DAS Citarum, Senin (9/12/2019).

Kegiatan yang digelar oleh Direktorat Pembelajaran bersama dengan Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Pendidikan Indonesia (LPPM UPI) ini, adalah dalam rangka menindaklanjuti Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 15 Tahun 2018 tentang Percepatan Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Daerah Aliran Sungai Citarum yang pada tahun 2019 ini, Direktorat Jenderal Pembelajaran dan Kemahasiswaan memberikan program bantuan pendidikan KKN Tematik Citarum Harum kepada 11 dan 21 Perguruan Tinggi di Wilayah Jawa Barat dan DKI Jakarta.

Turut hadir pada kesempatan tersebut, antara lain Asisten Deputi Bidang Pendidikan & Pelatihan Maritim, Dr. TB Haeru Rahayu, Ketua Harian Satgas Citarum, Mayjen TNI (Purn) Dedi Kusnadi Thamim, Direktur Jenderal Pembelajaran & Kemahasiswaan, Prof. Dr. Ismunandar, Direktur Pembelajaran Dr. Ir. Paristiyanti Nurwardani, Rektor UPI, Prof. Dr. H.R Asep Kadarohman, M.Si., sekaligus pembuka acara, Pemprov Jawa Barat yang diwakili Sekdis Lingkungan Hidup, Prima Mayaningtyas, Ketua LPPM UPI selaku Ketua Pelaksana Seminar Nasional, Dra. Katiah, M.Pd., Dansektor 7 Satgas Citarum, Kolonel Kav Purwadi, serta Mr Martin selaku pegiat lingkungan.

Pada kegiatan itu, Pangdam III/Siliwangi melalui Kolonel Inf Yusep Sudrajat memaparkan progress selama ini secara umum dalam Program Citarum Harum yang dilaksanakan oleh Sektor bersama stakeholder terkait, baik tentang penanganan permasalahan sampah, limbah industri, keramba jaring apung, bangunan liar, lahan kritis serta kotoran manusia dan hewan.

“Intinya, TNI sebagai penanggungjawab revitalisasi DAS Citarum bidang penataan dan pengendalian ekosistem, tidak bisa bekerja sendiri dan butuh kolaborasi dengan semua pihak yang diantaranya kalangan akademisi dan media,” pungkas Kolonel Inf Yusep Sudrajat.

Harapan juga disampaikan oleh Prima Mayaningtyas selaku perwakilan dari Pemprov Jabar, bahwa salasatu faktor keberhasilan program Citarum Harum adalah sustainable.

“Kita apresiasi keterlibatan perguruan tinggi dalam program KKN Tematik Citarum Harum secara sustainable (keberlanjutan), diharapkan kontribusi yang dilakukan mahasiswa berkesinambungan dengan apa yang telah dilakukan dan yang akan dilaksanakan,” kata Prima.

Ketua Harian Satgas Citarum Mayjen TNI (Purn) Dedi Kusnadi Thamim, juga mengapresiasi hadirnya KKN Tematik Citarum Harum yang berkontribusi langsung di masyarakat.

“Banyak yang sudah dilakukan oleh perguruan tinggi melalui hadirnya KKN Tematik Citarum Harum, saya menyambut positif untuk membantu pengembangan percepatan pengendalian pencemaran dan kerusakan DAS Citarum,” jelasnya.

Ditambahkan Dedi Kusnadi Thamin, “Namun demikian sinergitas dengan instansi terkait perlu dilakukan, seperti misalnya pembentukan warga binaan sebagai dampak dari alih fungsi profesi masyarakat. Contohnya masyarakat yang diharuskan menanam pohon keras untuk ditanam bersamaan dengan tanaman pertaniannya. Mahasiswa mungkin secara berkelanjutan bisa membantu dengan konsep penelitian dan pemberdayaannya” harapnya.[St]

Comments

comments