Pangdam III Siliwangi Pimpin Apel Kesiapsiagaan Penanggulangan Bencana Di Wilayah Jabar Tahun 2019

oleh -
Pangdam III Siliwangi Pimpin Apel Kesiapsiagaan Penanggulangan Bencana Di Wilayah Jabar Tahun 2019
Pangdam III/Siliwangi Mayjen TNI Nugroho Budi Wiryanto saat menyampaikan keterangannya kepada awak media usai pelaksanaan Apel Kesiapsiagaan Penanggulangan Bencana di Lapangan Hubdam III/Siliwangi, Kota Bandung, Rabu (18/12/2019).

sorotindonesia.com, BANDUNG,- Pangdam III/Siliwangi Mayjen TNI Nugroho Budi Wiryanto pimpin Apel Kesiapsiagaan Penanggulangan Bencana di Wilayah Jabar Tahun 2019 yang dilaksanakan di Lapangan Hubdam III/Siliwangi, Jl. Moh. Toha, Kota Bandung, Rabu (18/12/2019).

Kegiatan yang diikuti oleh sekitar 3.400 personil TNI, Polri, stakeholder terkait mitigasi kebencanaan, OKP dan relawan tersebut, dihadiri oleh Kapolda Jabar Irjen Pol Rudy Sufahriadi, pejabat utama Kodam III/Siliwangi dan Polda Jabar, unsur Forkopimda Jabar dan kota kabupaten, BPBD Jabar beserta jajaran, Basarnas serta tamu undangan.

Pada amanat apel, disampaikan oleh Mayjen TNI Nugroho Budi Wiryanto, “Selaku Pangdam III/Siliwangi dan pribadi, saya menyambut baik terselenggaranya apel kesiapsiagaan penaggulangan bencana ini, sebagai upaya antisipasi sedini mungkin dalam mitigasi bencana yang mungkin terjadi di wilayah Jawa Barat,” ucap Pangdam.

Dikatakan oleh Pangdam, “Kita maklumi bersama bahwa Provinsi Jawa Barat merupakan wilayah yang memiliki tingkat bahaya, tingkat kebencanaan, tingkat kapasitas dan tingkat resiko yang tinggi akibat bencana,” kata Pangdam.

Hal tersebut, diungkapkan oleh Pangdam, berdasarkan pada peristiwa selama tahun 2018 lalu, indeks resiko bencana di Indonesia mencapai skor 166 sehingga masuk dalam kelas yang memiliki resiko bencana yang sangat tinggi.

“Menurut data dari BPBD Jawa Barat, selama tahun 2018 lalu telah terjadi sebanyak 1.395 bencana alam.di Jawa Barat, meliputi 452 kejadian tanah longsor, 416 kebakaran, 260 puting beliung, 123 banjir dan 141 kebakaran hutan dan lahan, 5 gelombang pasang dan 2 gempa bumi,” ungkap Pangdam lagi.

Sementara itu, lanjut Pangdam, sejak bulan Januari hingga November 2019, telah terjadi 1.740 kejadian bencana, yaitu 478 tanah longsor, 357 kebakaran bangunan, 368 angin puting beliung, 138 banjir, kebakaran hutan dan lahan serta gempa bumi 14 kejadian.

Pangdam.mengharapkan dengan diadakannya apel kesiapsiagaan penanggulangan bencana ini dapat semakin meningkatkan kokohnya ikatan dan semangat silaturahmi, harmonisasi, kebersamaan, sinergitas, dan soliditas antara TNI, Polri, Pemerintah Daerah, Organisasi relawan kebencanaan dan unsur terkait lainnya.

Selepas apel, Pangdam III/Siliwangi bersama Kapolda Jabar serta unsur pemerintah dan organisasi relawan kebencanaan meninjau peralatan mobile mitigasi bencana yang dimiliki oleh TNI, Polri, BPBD, Basarnas, dan organisasi pendukung lainnya.

[St]

Comments

comments