Pangdam III Siliwangi Halal Bihalal Bersama 2.000 Ulama Dan Pimpinan Pondok Pesantren Di Tasikmalaya

oleh -
Pangdam III Siliwangi Halal Bihalal Bersama 2.000 Ulama Dan Pimpinan Pondok Pesantren Di Tasikmalaya

TASIKMALAYA,-  Sekitar 2.000 Ulama dan Pimpinan Pondok Pesantren se Jawa Barat dan Banten mengikuti halal bihalal bersama Pangdam III/Siliwangi Mayjen TNI Tri Soewandono dan Kapolda Jabar Irjen Pol Rudy Sufahriadi yang bertempat di Gedung Islamic Center, Kabupaten Tasikmalaya, Selasa (25/6/2019).

Kegiatan halal bihalal ini diadakan sebagai bentuk syukur kepada Allah SWT bahwa selama pelaksanaan hingga pasca Pemilu dan hari raya Idul Fitri 1440 H tahun 2019 wilayah Jawa Barat dan Banten dalam keadaaan aman dan kondusif.

Pangdam III/Siliwangi Mayjen TNI Tri Soewandono menyampaikan pada kesempatan tersebut apresiasinya dan ucapan terima kasih atas kehadiran para undangan, sehingga pertemuan di Tasikmalaya ini dapat dijadikan media dan terlebih untuk meningkatkan ikatan kebersamaan secara emosional antara TNI, Polri dengan para Alim Ulama dalam membangun persatuan dan kesatuan yang lebih baik.

Halal bihalal Pangdam III/Siliwangi Mayjen TNI Tri Soewandono bersama alim ulama dan pimpinan pondok pesantren se Jawa Barat dan Banten di Tasikmalaya

“Sejarah membuktikan bahwa kuatnya hubungan emosional antara para Alim Ulama dengan TNI, dalam pergerakan perjuangan bangsa sudah menorehkan tinta emas,” kata Pangdam.

“Di Jawa Barat dan Banten, Prajurit Siliwangi bersama para Ulama seperti ikan dan air, bersatu tidak dapat dipisahkan,” ungkapnya.

Selain itu, lanjut Pangdam, peran para Alim Ulama dan tokoh Agama sangat dibutuhkan. “Sampai saat ini, kondisi wilayah Jawa Barat dan Banten kondusif dan tidak ada permasalahan yang berarti. Diharapkan tidak hanya di wilayah Kodam III/Siliwangi tetapi dapat memberikan tularan baik kepada Ibu Kota Negara yang sekarang mempunyai hajat besar menyelenggarakan sidang sekaligus menetapkan keputusan sidang gugatan PHPU tanggal 28 Juni 2019,” harap Pangdam.

Selanjutnya dikatakan oleh Pangdam, “Percayakan semua proses ini kepada MK yang telah berjuang untuk menyelenggarakan sidang melalui proses mekanisme konstitusi yang berlaku,” terang Pangdam.

Oleh karena itu, pesan Pangdam, apapun keputusan yang dikeluarkan, seluruh rakyat Indonesia harus menerima dan mematuhinya. Sikap patuh dan taat serta legowo atas keputusan merupakan ciri dan sifat para Alim Ulama yang harus juga ditularkan kepada masyarakat lain untuk taat kepada aturan hukum yang berlaku.

Tampak hadir pada acara tersebut Bupati Tasikmalaya, Danrem 062/TN, Danbrigif 13/Galuh, pejabat Utama Kodam III/Siliwangi, pejabat Utama Polri dan tamu undangan lainnya.(*)

Comments

comments