Mendapat Izin Dari Warga, PT Guccitex Siap Kembangkan Fasilitas IPAL

oleh -
Mendapat Izin Dari Warga, PT Guccitex Siap Kembangkan Fasilitas IPAL
Manajemen PT Guccitex dan tokoh warga sekitar perusahaan saat melaksanakan musyawarah yang turut disaksikan oleh Dansektor 21 Satgas Citarum Kolonel Inf Yusep Sudrajat, S.IP, M.Si., Selasa (21/5/2019).

CIMAHI, sorotindonesia.com,- PT Gucci Ratu Textile (Guccitex), Jl. Cibaligo, Kelurahan Cibeureum, Kota Cimahi, siap kembangkan kapasitas IPAL (Instalasi Pengolahan Air Limbah) untuk mengoptimalkan hasil olahan limbah cairnya agar lebih ramah lingkungan seperti yang diharapkan oleh Satgas Citarum Sektor 21, yakni sesuai peraturan standar baku mutu dan limbah yang dibuang ke aliran sungai berwarna bening serta ikan mas atau koi hidup di bak kontrol outlet.

Kesiapan ini disebutkan oleh pemilik pabrik, Erik, didampingi oleh HRD Manager, Chandra, seusai melaksanakan pertemuan silaturahmi dengan tokoh dan perwakilan warga sekitar pabrik yang berlangsung di salasatu ruang rapat terbuka PT Guccitex yang turut disaksikan oleh Dansektor 21 Satgas Citarum Kolonel Inf Yusep Sudrajat, S.IP, M.Si., beserta jajaran, Selasa (21/5/2019).

“Ya, setelah izin dari warga dan pemerintah kita kantongi, seusai libur Lebaran kita akan segera mulai proses pembangunannya,” kata Erik.

Penandatanganan surat kesepakatan oleh warga

Diketahui, selain akan mengembangkan kapasitas IPAL-nya, PT Guccitex juga akan membangun fasilitas diantaranya incinerator (mesin pemusnah sampah) dan fasilitas MCK untuk kepentingan warga di sekitar pabrik.

Pertemuan dengan warga sekitar pabrik untuk tujuan izin pengembangan IPAL ini telah dilakukan lebih dari satu kali. Warga pada kesempatan pertamanya meminta agar pihak PT Guccitex memberikan prioritas dan kompensasi untuk warga sekitar serta memperbaiki polusi udara dan bau akibat dari hasil pembakaran dan olahan limbah cairnya. Itu telah disanggupi oleh pihak PT Guccitex yang dituangkan dalam surat kesepakatan.

“Saya pikir musyawarah saat ini sudah berjalan dengan baik, tidak ada lagi perdebatan. Semoga kedua belah pihak bisa mengawal hasil kesepakatan yang sudah dibuat dan ditandatangani,” kata Dansektor saat dimintai pendapatnya oleh wartawan seusai pertemuan.

“Kepentingan kita semua adalah untuk menyukseskan Program Citarum Harum,” tambah Kolonel Yusep.

“Dengan adanya izin yang diberikan oleh warga ini, pihak perusahaan saya harap dapat segera menindaklanjutinya ke pemerintah, dinas terkait, dan memulai pembangunan fasilitas IPAL dan fasilitas untuk warga,” kata Dansektor yang pada sore itu berpakaian bebas serta menggunakan kopiah serta turut menandatangani surat kesepakatan sebagai saksi.(St)

Comments

comments