Masyarakat Demak Melakukan Aksi di Depan Kantor KPK

oleh

Jakarta, [ Sorot Indonesia ] Jumat 16 Maret 2018, sekelompok massa mengatasnamakan Masyarakat Demak Melakukan Aksi di Depan Kantor KPK.  Massa yang berjumlah 35 orang tersebut meminta kepada KPK agar mengusut ketua tim penyeleksi dan penerimaan perangkat desa Mojodemak Kec. Wonosalam, Kab. Demak yang syarat akan korupsi & gratifikasi.

Selain itu massa aksi yang dipimpin oleh Eko Sugianto dan Agus juga menyatakan, menolak pelantikan perangkat desa Se-Kabupaten Demak yg terpilih versi Universitas Indonesia, karena dinilai bertentangan dengan peraturan Kabupaten Demak Nomor. 1 Th 2018 tentang pengangkatan & pemberhentian perangkat desa atau dengan kata lain pelantikan tersebut ilegal.

Dalam aksi tersebut KPK menemui perwakilan massa untuk berdiskusi, KPK yang diwakilkan Ibu Tata selaku dumas KPK  mengucapkan terimakasih karena aksi berjalan tertib dan tidak anarkis, Ibu Tata mengatakan “mengenai permasalah pelantikan dan pemberhentian perangkat desa merupakan wewenang Kementerian Hukum dan HAM Republik Indonesia, bukan wewenang KPK”. “Kami dalam hal ini tetap melakukan kajian atas pelaporan yang diterima,  jika terdapat tindak korupsi ataupun gratifikasi dalam penyeleksian dan penerimaan perangkat desa pasti kami akan tindaklanjuti”, tambah Ibu Tata.

Setelah mendapat jawaban dan tanggapan, pada pukul 11.35 WIB massa akhirnya membubarkan diri dengan tertib. (bhq/chk)

Comments

comments

Tentang Penulis: baihaqi

"katakan yang benar meskipun pahit akibatnya.."