MUI: Jelaskan Kasus Makar Muhammad Al-Khaththath

oleh -
Muhammad Al-Khaththath
Muhammad Al-Khaththath

Jakarta, sorotindonesia.com – Majelis Ulama Indonesia (MUI) mengharapkan penjelasan dari Polri secara transparan terkait penetapan kepada Sekjen Forum Umat Islam (FUI) Muhammad Al-Khaththath sebagai tersangka kasus makar.

Menurut Wakil Ketua MUI Zainut Tauhid Sa’adi, penjelasan tersebut dirasa penting agar tidak ada kesalahpahaman di masyarakat.

“MUI meminta kepada Kepolisian RI untuk memberikan penjelasan secara transparan kepada publik atas penangkapan Sekjen FUI (Muhammad Al-Khaththath) dan beberapa pimpinan aksi 313 lainnya, biar tidak ada fitnah dan salah paham di kalangan masyarakat,” kata Wakil Ketua MUI Zainut Tauhid Sa’adi dalam keterangan tertulis yang diterima detikcom, Sabtu (1/4/2017).

Zainul juga menambahkan, percobaan makar bukanlah tuduhan yang sembarangan. Polisi harus punya bukti yang kuat untuk dapat membuktikan sangkaan tersebut.

“Menurut saya tuduhan percobaan makar itu bukan tuduhan yang sembarangan, itu tuduhan yang memiliki implikasi hukum yang sangat besar. Sehingga kepolisian harus bisa memberikan alasan dan alat bukti yang kuat atas penahanan tersebut,” ujar Zainut.

“Saya khawatir jika polisi tidak bisa membuktikan tuduhannya maka yang dipertaruhkan adalah nama baik institusi kepolisian itu sendiri. Untuk hal tersebut kepolisian RI harus berhati-hati dalam mengambil tindakan sehingga tidak kontraproduktif dengan semangat Polri yang ingin mereposisi diri mejadi aparat penegak hukum yang bersih, mandiri dan profesional dalam melindungi, mengayomi dan melayani masyarakat,” jelasnya.

Zainut Tauhid Sa’adi mewakili MUI menyampaikan apresiasinya kepada pihak-pihak yang telah ikut terlibat dalam aksi 313 yang lalu, Menko Polhukam Wiranto yang bersedia menerima perwakilan pengunjuk rasa.

“Kepada aparat kepolisian yang sudah bertindak dengan sabar untuk mengawal jalannya demo sehingga berjalan dengan aman, tertib dan lancar, juga kepada para kiai, habaib dan tokoh-tokoh Islam yang memimpin unjuk rasa, serta kepada seluruh peserta demo yang sudah memperjuangkan aspirasi umat Islam dengan penuh kesantunan, damai dan akhlak mulia serta tetap mematuhi aturan perundang-undangan,” tutur Zainut.

“MUI berharap semoga semangat persaudaraan ini akan tetap kita bangun demi tegaknya keadilan di negeri tercinta,” tutupnya. (pr)

Comments

comments