Usai Pemilu, Krosboi Siapkan Tour Nyebrang Ke Jawa Tengah

oleh -
Krosboi Siapkan Tour Nyebrang Ke Jawa Tengah
Band Krosboi, (ki-ka) : Reza (drum), Didi (guitar), Ipet (vocal), Gilang (bass), dan Kanda (keyboard). [Dok. Foto : Facebook/Krosboi/photo]

BANDUNG, sorotindonesia.com,- Krosboi, grup band yang telah malang melintang di blantika musik tanah air sejak tahun 2009 lalu dengan mengusung genre rock and blues ini, agendakan tour of duty ke Jawa Tengah untuk memperkenalkan album terbarunya bertajuk Nyebrang.

Album berisikan delapan buah judul lagu yakni Jeger, Cemburu Buta, Cinta Nanti Saja, Serigala Lapar, Ternyata, Playing Love, Tenang dan Percayalah, diklaim mewakili perasaan yang berbeda untuk tiap lagunya, dan merupakan album Krosboi pertama yang diproduksi secara mandiri tahun 2018 kemarin.

Turut dalam album tersebut, antara lain musisi Bayu Suta dan Citra Warnerin yang mengisi backing vokal, violin Rojan di lagu Tenang, Indra Wijaya, Ilunx Muezza, Abah Babet, dan Jason Ranti yang masing-masing mengisi alunan gitar, serta Teguh Esha yang menjadi cowriter di lagu Percayalah.

“Sehabis pesta demokrasi pileg dan pilpres ini, kami akan tour ke Jawa Tengah. Sambangi antara lain Semarang, Solo, dan juga Yogyakarta,” kata Kanda, pemain keyboard sekaligus penulis lirik pada tujuh lagu di album Nyebrang¬†ini saat diwawancara sorotindonesia.com seusai perform beberapa lagu di acara Nyoba Suara Vol.4 Kopi Kelenteng, Jl. Kelenteng, Kota Bandung, Maret lalu.

Dijelaskan oleh Kanda, album Nyebrang konsepnya¬†perjalanan dari gelap menuju terang. “Tiap lagu itu memiliki perasaan dan psikis orang,” jelasnya.

“Rencananya ini kita bergerak ke sebrang, gini ya, rock and roll itu identiknya akrab dengan seks, drugs, party, dan lain sebagainya. Terus juga identik dengan Rebel (pemberontakan), nah kita berpikir zaman sekarang apalagi yang ingin diberontak. Kita memberontak dengan ngasih energi sedemikian rupa yang insya Allah nilainya positif,” beber lelaki bernama lengkap Arkanda Putra Sagala ini.

Ditemani Verdrian Yosrizal (Ipet)-vocal, Gilang Putranda Marahsutan (Gilang)-gitar bass, Billkevin Moula (Didi)-gitar, dan Tubagus Fahreza (Reza)-drum, Kanda mengungkapkan, “Kalau diperhatikan sekarang, crowded-nya beda-beda, dalam arti seperti di Jawa Timur radio masih bunyi, jadi kalau kita main mereka dengan senang hati announced di radio. Kita sekarang jalannya ngincer ke tempat-tempat yang memang punya crowded yang berbeda,” urainya terkait dengan rencana lokasi tour.

“Dalam artian bukan acara yang belum tentu besar, tapi yang cukup padat, hangat, dan interaksinya jalan,” terang Kanda yang mengaku belum pernah menggelar konser off air album Krosboi ini di Jawa Tengah.

Untuk perjalanan tour yang ke sekian kalinya ini, resep utama yang menjadi bekal tidaklah ribet bagi Krosboi. “Utamanya adalah happy,” ujar Kanda yang diaminkan rekan-rekannya.

“Tuan rumah happy, kita happy, pulangnya juga enak,” tambah grup band yang bermarkas di Tangerang ini.

“Kita biasa ketemu panggung dengan watt besar, tapi pun dengan sound system minim kita berharap bisa menghadirkan musik yang tetap hangat, ya itu merupakan tantangan,” ungkap Kanda lagi.

Krosboi sendiri merilis single pertamanya dibawah payung Sony Music Entertainment berjudul Kekasih Nakal (2013), kemudian Nona Manis (2014), dan Diam-Diam Emas (2016).

“Makanan favorit jika jalan-jalan ke Bandung?” tanya wartawan, ini dijawab oleh Reza, “Kupat Tahu dan Mie Kocok,” jawabnya dengan cepat, diiringi derai tawa rekan lainnya.

Lagu-lagu keren dari Krosboi ini, bisa dinikmati melalui platform digital seperti iTunes, Spotify dan lainnya, juga bisa kepoin beberapa video klipnya di channel YouTube.

“Untuk CD album Nyebrang bisa dipesan lewat direct message IG kami, instagram.com/Krosboi/,” pungkas Kanda.[St]

Grup band Krosboi saat jamming sessions di Nyoba Suara Vol.4 Kopi Kelenteng, Jl. Kelenteng, Kota Bandung.
Grup band Krosboi saat jamming sessions di Nyoba Suara Vol.4 Kopi Kelenteng, Jl. Kelenteng, Kota Bandung.

Comments

comments