Kolonel Yusep Sampaikan Sosialisasi Citarum Harum Di Madrasah Aliyah Al Huda Pameungpeuk

oleh -
Kolonel Yusep Sampaikan Sosialisasi Citarum Harum Di Madrasah Aliyah Al Huda Pameungpeuk
Dansektor 21 Satgas Citarum Kolonel Inf Yusep Sudrajat, S.IP, M.Si., saat menyampIan paparan sosialisasi Program Citarum Harum di Madrasah Aliyah Al Huda, Kampung Sindangreret, Desa Sukasari, Kecamatan Pameungpeuk, Kabupaten Bandung, Senin (24/6/2019).

KAB. BANDUNG, sorotindonesia.com,- Komandan Sektor 21 Satgas Citarum Kolonel Inf Yusep Sudrajat, S.IP, M.Si., bersama jajaran laksanakan giat sosialisasi Program Citarum Harum kepada siswa Madrasah Aliyah Al Huda, Kampung Sindangreret, Desa Sukasari, Kecamatan Pameungpeuk, Kabupaten Bandung, Senin (24/6/2019).

Kegiatan yang juga turut dihadiri oleh Ketua Yayasan, Abdul Madjid, S.Sos., dan Kepala Sekolah, Deni Solehudin, S.Ag, M.Si. serta beberapa orang guru.

Pada awal pemaparan sosialisasi, Kolonel Yusep menjelaskan tentang Program Citarum Harum serta progress saat ini.

Alhamdulillah, kondisi DAS Citarum sekarang sudah ada kemajuan. Sampah di permukaan sungai sebagian besar sudah berhasil diangkat dan dibersihkan. Sungai Citarum yang sempat viral karena tercatat sebagai salasatu sungai yang terkotor di dunia, kini sudah terlihat perubahannya,” kata Kolonel Yusep.

“TNI dalam Perpres No. 15 tahun 2018, bertugas untuk mengembalikan ekosistem di DAS Citarum, dan ini sudah mulai dikerjakan dari hulu Sungai Citarum di Situ Cisanti hingga ke Muara Gembong” ujar Kolonel Yusep.

Ditambahkannya, “TNI dalam melaksanakan tugas mewujudkan Citarum Harum ini, berkoordinasi dan bekerjasama dengan komponen pemerintahan dan elemen masyarakat. Termasuk dengan adik-adik pelajar dan mahasiswa,” tambah Kolonel Yusep.

Selanjutnya, Kolonel Yusep menjelaskan lebih detail terkait dengan Program Citarum Harum yang meliputi sungai sepanjang kurang lebih 270 Km tersebut dengan menggunakan alat bantu visual (slide projector).

Tampak ratusan siswa siswi MA Al Huda antusias menyimak paparan sosialisasi yang disampaikan oleh Kolonel Yusep.

“Sebelumnya, kondisi KM 0 Sungai Citarum yakni Situ Cisanti cukup memprihatinkan, karena permukaannya banyak dipenuhi oleh tanaman liar, serta dangkal. Tapi kini sudah terlihat cantik. Kawasan hulu juga sudah ditanami jutaan bibit pohon keras untuk mengembalikan fungsi hutan di sana,” terangnya.

Selanjutnya, Kolonel Yusep memaparkan terkait dengan limbah industri sebagai salasatu penyebab rusaknya ekosistem sungai serta langkah Satgas Citarum dalam penanganannya.

“Jadi, sekarang pabrik-pabrik yang berpotensi membuang limbahnya ke aliran sungai, kondisi hasil olahan limbahnya harus sudah jernih dan ada ikan koi atau ikan mas yang hidup di bak kontrol saluran pembuangan sebelum dialirkan ke sungai,” ucap Dansektor 21 ini.

“Adik-adik senang kan kalau di sungai sudah kembali banyak ditemukan ikan dengan belut?” tanya Kolonel Yusep yang dijawab serentak oleh para siswa, “senang…”.

“Kita punya kewajiban melestarikan sungai untuk anak cucu kita kelak, karena sungai merupakan bagian hidup bagi jutaan warga Jawa Barat dan Jakarta,” ajak Kolonel Yusep.

Dansektor juga mengimbau agar para siswa bisa memperhatikan sampah di rumah dan lingkungannya masing-masing. “Kelola sampah yang masih bernilai ekonomis, pilah pilih, sayang jika yang masih bermanfaat dibuang atau dibakar. Apalagi jika buangnya diam-diam ke sungai atau tepian jalan sambil lewat pakai motor atau sepeda,” kata Kolonel Yusep lagi.

Kegiatan berlanjut ke sesi tanya jawab yang berlangsung interaktif.

Diakhiri dengan penyerahan cinderamata dari Sektor 21 Satgas Citarum yang diberikan kepada Kepala Sekolah dan perwakilan siswa serta foto bersama.

Ditemui wartawan seusai acara, Kolonel Inf Yusep Sudrajat menjelaskan, “Hari ini kita melaksanakan sosialisasi Program Citarum Harum di Yayasan Al Huda Pameungpeuk. Kegiatan ini akan kita laksanakan terus menerus karena memang sangat penting untuk dilakukan,” katanya.

“Masyarakat di Bandung Raya ini kan cukup padat, sehingga sosialisasi secara langsung seperti ini dilaksanakan bertahap. Kita akan lakukan dalam satu bulan itu dua kali. Satu kali di lingkungan masyarakat dan satu kali di lembaga pendidikan sebagai salasatu basis generasi pelestari lingkungan,” terang Kolonel Yusep yang mengapresiasi antusias para siswa yang hadir pada kegiatan sosialisasi.

Kesempatan yang sama, Ketua Yayasan Al Huda Pameungpeuk, Abdul Madjid, S.Sos., mengungkapkan terimakasihnya kepada Dansektor 21 Satgas Citarum Kolonel Inf Yusep Sudrajat, S.IP, M.Si., atas sosialisasi yang sudah dilaksanakan.

“Ini sebagai silaturahmi dan tindak lanjut sinergi program yang ada di Al Huda sendiri, karena dulu kami merupakan sekolah yang berorientasi pada kegiatan kulikuler atau kegiatan sosial kemanusiaan, sehingga anak-anak di Al Huda ini sudah terbiasa kerjasama dengan Masyarakat Relawan Indonesia (MRI), ACT (Aksi Cepat Tanggap), dan BNPB. Bahkan di setiap kegiatan penanggulangan bencana, dari Kabupaten berkoordinasi dengan Al Huda,” terangnya.

“Mudah-mudahan setelah ini kami bisa merumuskan sebuah program bagaimana menjaga minimal satu kilometer Sungai Cisangkuy yang melintas sekitar sekolah Al Huda, sehingga para siswa bisa memberdayakan keberadaan Sungai Cisangkuy, seperti wisata perahu dan lainnya sambil membersihkan sungai,” harap Abdul Madjid.(St)

Comments

comments