Kodam III/Siliwangi Gelar Doa Bersama Peringatan Hari Kesaktian Pancasila Dan HUT Ke-73 TNI

oleh -
Kodam III/Siliwangi Gelar Doa Bersama Pada Peringatan Hari Kesaktian Pancasila Dan HUT Ke-73 TNI

Bandung, sorotindonesia.com,- Dalam rangka memperingati Hari Kesaktian Pancasila dan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-73 TNI, Kodam III/Siliwangi menggelar doa bersama yang diadakan di Masjid Al-Ikhlas Makodam III/Siliwangi, Jalan Aceh, Kota Bandung, Minggu (30/9/2018).

Pangdam III/Siliwangi Mayjen TNI Besar Harto Karyawan, SH, M.Tr(Han) pada kegiatan itu menyampaikan, “Apresiasi yang tinggi atas terselenggaranya kegiatan doa bersama ini, mengandung makna yang mendalam selain sebagai sarana mempererat tali silaturahmi dan memperkokoh persatuan juga mengingatkan kita kepada kewaspadaan terhadap upaya simbolis partai komunis yang dilakukan oleh penganut dan simpatisannya,” kata Pangdam.

“Saya selaku anak bangsa melihat kondisi ini cukup memprihatinkan kita semua, ancaman komunis menjadi kewaspadaan bangsa kita karena telah berulang- ulang kejadian pemberontakan dan penghianatan yang mereka lakukan,” tegasnya.

Pangdam melanjutkan, “Dan terakhir puncaknya tahun ’65, hingga disitu ditetapkan oleh Keputusan Presiden untuk ajaran komunis tidak dibenarkan dan tidak boleh lagi hidup di bumi nusantara yang berlandaskan Pancasila “, lanjutnya.

Tanggal 1 Oktober kita akan melaksanakan upacara Kesaktian Pancasila, mari kita buka dan simak kembali apa itu Pancasila.

Pangdam katakan, Garuda simbol negara dibuka dadanya oleh sila – sila dari Pancasila dan itulah lambang negara kita, itulah Indonesiaku yang diikat oleh satu kesatuan yaitu Republik Indonesia dan apabila dibuka maka yang ada adalah Merah dan Putih.

Pancasila dari sila – sila Pancasila tersebut terdapat norma – norma perilaku bangsa Indonesia. Kehidupan Bangsa Indonesia yang dicerminkan melalui perilaku dan tindakan sehari – hari yang terwadahi dalam sila – sila dari Pancasila.

“Bangsa Indonesia ditakdirkan sebagai bangsa yang majemuk, bangsa yang aneka ragam yang mempunyai 1.331 suku bangsa, kita punya 746 bahasa daerah, kita dipisahkan oleh 17.449 pulau – pulau kecil dan luas wilayah kita 7.8 juta persegi yang dikelilingi oleh lautan,” terang Pangdam.

Selanjutnya Pangdam menyampaikan 3 makna filosofi kehidupan dalam setiap harinya diantaranya berapa persen kita memberikan kebaikan kepada orang lain, berapa persen kita menerima kebaikan dari orang lain dan berapa persen dalam satu hari ini kita menjahili dan menyakiti orang lain alangkah baiknya perbanyak saling memberi dan menerima serta hindari kita untuk menjahili maupun menyakiti orang lain.

Kegiatan dilanjutkan dengan tausyiah yang disampaikan oleh DR. KH. Mukhtar Cholid yang dalam tausiyahnya mengatakan, ” peristiwa masa lalu itu ada baiknya untuk tafakur, kisah masa lalu itu pelajaran dan kita boleh memperingati peristiwa yang bersejarah “. [*]

 

Comments

comments