Kiai Hanif Ismail Tunjukkan Peran NU Hadapi Tantangan

oleh
Rois Syuriah NU Kota Semarang, KH Hanif Ismail saat memberikan sambutan di acara pelantikan Pengurus Ranting NU Gunungpati, Kota Semarang.
Rois Syuriah NU Kota Semarang, KH Hanif Ismail.

Semarang [ Sorot Indonesia ] – Rois Syuriah NU Kota Semarang, KH Hanif Ismail, saat memberikan sambutan pelantikan Pengurus Ranting NU se-Kecamatan Gunungpati menyampaikan peran NU dari zaman ke zaman, pada hari, Rabu (16/05/2018), di halaman MA Al Asror, Jalan Legoksari Raya, Patemon, Gunungpati Kota Semarang. Dia menegaskan, peran NU di masa perjuangan menuju kemerdekaan dan bahkan mempertahankan kemerdekaan sangat nyata. Terutama kalangan muda yang ada di Ansor-Banser, kata Kiai Hanif di dihadapan ratusan jamaah yang hadir.

Dalam kesempatan tersebut, menyinggung adanya aksi teror, Kiai Hanif menegaskan bahwa bangsa Indonesia dalam sejarahnya sudah menyatakan Negara ini berdasarkan Pancasila, sehingga upaya-upaya dalam merong-rong Negara selalu digagalkan oleh para Kiai dan Kader NU. Bahaya komunis, dan upaya pendirian negara Islam misalkan. Dalam sejarahnya, kata Kiai yang pernah menjadi DPR RI dari PKB ini, Banser adalah aktor terdepan dalam sejarahnya.

Lebih lanjut ia mendorong NU dengan seluruh Badan Otonom (Banom)nya untuk bersikap waspada. Sebab, pesannya, tantangan yang dihadapi NU sudah tidak ringan. Untuk itu, ia mengharapkan kesatuan dan kekompakan pengurus yang ada, “Dengan kekompakan, segala sesuatu bisa dihadapi,” tegasnya. Dengan kekompakan pengurus, ia tegaskan segala yang bermaksud merusak Negara Indonesia bisa dihabisi. Dengan kekompakan pula, harapnya, program penguatan ekonomi, kesehatan, dan pendidikan bisa terwujud.

“Dengan kekompakan, bukan suatu hal yang mustahil jika nanti ada Supermarket NU, ada Rumah Sakit Nu di Gunungpati, dengan kekompakan, bukan mustahil bila nanti ada Perguruan Tinggi NU di Gunungpati,” kata Kiai Hanif dengan tegas.

Sementara, Ketua PCNU Kota Semarang, KH Anashom mengharapkan aktifitas PR NU yang dilantik mampu membentuk Anak Ranting NU. Sebab, kata Anashom, dengan adanya Anak Ranting, maka kekuatan NU akan menjadi luar biasa. Menurutnya, semakin bisa menyentuh lapisan terbawah, maka NU akan semakin besar dan luar biasa.

Pelantikan yang dilaksanakan bersamaan dengan akhir sanah PP Al Asror dihadiri ratusan jamaah, santri dan wali santri. Pengasuh PP Al Asror, KH Al Mamnuhin Kholad menegaskan pentingnya sekolah dan mondok di pesantren jelas memiliki tradisi keNUan, bahkan yang jelas bernaung di lembaga NU yang ada. Selain itu, ia berpesan untuk bisa mengikuti kaderisasi yang ada di NU. Para pelajar ia himbau agar berproses bersama IPNU dan IPPNU, golongan muda diharapkan bisa mengikuti kaderisasi Ansor-Banser, dan Fatayat, dan semua kegiatan keNUan. (sorotindonesia.com/arh)

KH Anashom saat melantik PR NU se-Kecamatan Gunungpati, Kota Semarang.
KH Anashom saat melantik Pengurus Ranting NU se-Kecamatan Gunungpati, Kota Semarang, Rabu (16/5/2018).

Comments

comments