Ketua DPRD Kab. Murung Raya Jawab Keresahan Rekanan Yang Belum Terbayar Ta.2016

oleh -
Ketua DPRD Kab. Murung Raya Jawab Keresahan Rekanan Yang Belum Terbayar Ta.2016



Murung Raya – SII, DPRD Kabupaten Murung Raya telah melaksanakan Rapat Dengar Pendapat (RDP) tahap pertama bersama dengan pihak Pemerintah Daerah Kab. Murung Raya. Rapat ini membahas tentang masalah pembayaran piutang pihak ketiga/rekanan yang belum terbayar oleh pemerintah daerah di tahun 2016 yang lalu, rapat ini dihadiri oleh sebagian besar anggota dewan dan pemerintah daerah yang diwakili oleh Wakil Bupati Murung Raya, Sekertaris Daerah Kab. Murung Raya beserta jajarannya.

“Untuk pembayaran piutang Pihak Ketiga itu pasti akan dibayar di tahun 2017 ini, yang akan dilakukan oleh pihak pemerintah daerah dengan pihak swasta sesuai dengan kontrak yang sudah ada. Pembayaran itu menunggu hasil konsultasi ke pihak Menteri Keuangan, Menteri Dalam Negeri, BPK, dan BPKP karena ini adalah suatu kejadian yang luar biasa dan ini tidak ada unsur kesengajaan dari pihak pemerintah daerah.” terang Gad F. Silam, SH, Ketua DPRD Kab. Murung Raya di ruang kerjanya, Jl. Gatot Soebroto Puruk Cahu Kalimantan Tengah, Rabu (25/1/17).

Gad mengungkapkan kejadian ini didasari karena keterlambatan transfer dari pihak pemerintah pusat saat pemerintah daerah sudah tutup buku di tanggal 31 desember 2016 yang lalu sehingga tidak dapat dilakukan pembayaran, dan masuk menjadi saldo sehingga proses pembayarannya diperlukan koordinasi dan konsultasi.

“Jadi pihak swasta tidak perlu resah, dan RDP ini menjadi jawaban isu yang berkembang di masyarakat masalah berapa besarannya yaitu sekitar kurang lebih 22 Milyar,” Pungkas dia.(yud/fss)


Comments

comments