Keren, The Lobsman Dari BKIPM Bandung Ramaikan Asia Afrika

oleh
The Lobsman BKIPM Bandung

BANDUNG,- The Lobsman, tokoh ikonik dari BKIPM Bandung Kementerian Kelautan dan Perikanan yang kini telah menginjak usia satu tahun, dalam rangka Bulan Bakti BKIPM 2018 hadir meramaikan masyarakat di Jl. Asia Afrika, Kota Bandung, Jumat (13/4/2018). Kehadiran The Lobsman tersebut sekaligus untuk mensosialisasikan Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan RI tentang pembatasan ukuran lobster dan rajungan untuk diperjualbelikan, serta kampanye Kurangi Penggunaan Plastik Untuk Laut Biru dan Jaga Sumber Daya laut Untuk Kelestarian Dan Kesejahteraan.

Pada kesempatan tersebut, kepala dan staf dari BKIPM Bandung yang ikut mendampingi tampak sibuk mengatur warga masyarakat yang antusias ingin berfoto bersama dengan The Lobsman, sambil membagikan souvenir dan sejumlah buku bagi warga yang berhasil menjawab kuis dengan benar yang ditanyakan oleh staf, Ibu Andri. “Siapa nama Menteri Kelautan dan Perikanan?” tanya Andri, “Susi Pujiastuti,” jawab warga, dan pertanyaan tersebut dari pantauan sorotindonesia.com berhasil dijawab oleh semua pengunjung, baik itu orang dewasa ataupun remaja yang lewat.

Dijelaskan oleh Kepala BKIPM (Badan Karantina Ikan Pengendalian Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan) Bandung, Dedy Arief H, terkait dengan kehadiran pihaknya di seputaran Jl. Asia Afrika ini, “BKIPM Bandung dalam rangka Bulan Bakti BKIPM 2018, mencoba melakukan sosialisasi yang unik, inovatif dan kreatif, kita tampilkan program The Lobsman On The Road,” terang Dedy.

Lebih lanjut Dedy menjelaskan bahwa banyak lagi kegiatan pada pekan pelayanan publik yang akan melibatkan The Lobsman. Soal kampanye Kurangi Penggunaan Plastik Untuk Laut Biru, dijawab oleh Dedy, “Supaya masyarakat mengetahui bahwa plastik itu mengganggu habitat di perairan, melalui The Lobsman inilah kami ingin memberikan pesan kepada masyarakat”.

Dipilihnya Jalan Asia Afrika sebagai sasaran pelaksanaan sosialisasi secara langsung yang bersentuhan dengan masyarakat oleh The Lobsman, dikatakan oleh Dedy, karena di Jalan Asia Afrika dilalui banyak warga masyarakat, bukan hanya warga Bandung saja, tetapi juga masyarakat dari luar kota, sehingga diharapkan pesan ini bisa tersampaikan lebih luas lagi.

Selain sosialisasi di luar kantor, BKIPM Bandung juga menggelar sosialisasi di lingkungan kantor dengan mengundang warga mengikuti edukasi dan pelatihan tentang budidaya ikan hias. “Kami juga akan memberikan edukasi tentang penanganan ikan invasif bagi anak-anak di wilayah Waduk Cirata,” ungkap Dedy. “Kemudian kami akan ke Pelabuhan Ratu untuk memeriksa residu-residu ikan yang ditangkap oleh nelayan disana, apakah layak dikonsumsi atau tidak,” terangnya.

Terkait dengan masih ditemukannya warga yang menangkap baby lobster yang selanjutnya diperjualbelikan secara ilegal, “Kami masih gencar menangani persoalan ini, rencananya kami akan bekerjasama dengan pihak kepolisian, untuk menggelar deklarasi yang akan dilaksanakan di Cimahi Techno Park pada tanggal 30 nanti,” jawab Dedi Arief.

BKIPM Bandung sendiri sepanjang beberapa tahun ini telah berhasil menyelamatkan puluhan ribu ekor baby lobster (benih lobster) senilai ratusan milyar rupiah yang berasal dari sepanjang pantai Jawa Barat yang akan diperjualbelikan secara ilegal. [st]

The Lobsman bersama dengan jajaran BKIPM Bandung di Jalan Asia Afrika, Kota Bandung, dalam rangka Bulan Bakti BKIPM tahun 2018

Comments

comments