Belum Ada Kepastian Kepulangan Rizieq Syihab Ke Indonesia Bulan Februari Ini

oleh

JAKARTA,- Ketua panitia kepulangan Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Syihab ke Indonesia, Eggi Sudjana, melaksanakan press conference pada hari, Sabtu (10/1/2018) kemarin, di kantor Eggi Sudjana and partners Jl. Tanah Abang III No. 19 Jakarta Pusat. Ikut hadir pada kegiatan tersebut diantaranya Brigade 212 dan Bang Japar.

Eggi mengatakan pada kesempatan tersebut bahwa rencana kepulangan Rizieq Syihab bulan Februari ini, bertepatan dengan 212 (21 Februari) belum bisa dipastikan, “Dalam Mukernas alumni 212 di Puncak Bogor dalam satu keputusan januari lalu, animo masyarakat menginginkan agar Habib Rizieq pulang, bukan Habib Rizieq yang ingin pulang, dan tanggal 21 Februari merupakan gagasan dari saya sehingga terbentuk PPIB, ada pro dan kontra di rencana kepulangan Habib Rizieq Syihab, ada yang menginginkan ada juga yang tidak menginginkan, saat ini hasil konfirmasi terhadap Habib Rizieq, habib mengatakan akan istikharah dahulu,” jelas Eggi yang menyatakan kondusifitas menjadi salasatu faktor.

Ditambahkan oleh Eggi, “Sekiranya pemerintah dapat mengantisipasi atas kedatangan tersebut, habib juga pernah berpesan jangan sampai ada pertumpahan darah, ia (Habib Rizieq) juga mengatakan lebih baik di bilang takut dan pengecut daripada mengorbankan darah, semua ini hasil musyawarah, tentang perkara hukum Habib Rizieq Syihab dapat di selesaikan dengan SP3, jika berkenan dari pihak kepolisian, dan juga khususnya Pak Jokowi yang terhormat dapat untuk menginstruksikan kepada kepolisian,” terangnya.

“Saat ini ada yang hilang dalam Pancasila dihubungkan dengan situasi saat ini, yaitu sila ke 4, kerakyatan yang di pimpin oleh hikmah kebijaksanaan dalam permusyawaratan perwakilan,” imbuh Eggi.

Eggi mengatakan jika Rizieq memutuskan untuk tidak pulang, pendukung hanya bisa menerima.

Dikesempatan yang sama, Bondan Seto mengatakan kehadirannya merupakan kerinduan panggilan umat, dan juga tidak dapat dihalangi bila memang hasil istikharah demi kebaikan dan stabilitas keamanan. [Bhq]

Comments

comments