Kejati Jateng Bersama KNPI Jateng Sinergi Program Jaksa Masuk Sekolah

oleh -
Kejati Jateng Bersama KNPI Jateng Sinergi Program Jaksa Masuk Sekolah

sorotindonesia.com || Semarang – Dua pekan pasca dilantik, Dewan Pengurus Daerah DPD Komite Nasional Pemuda Indonesia (DPD KNPI) Provinsi Jawa Tengah mencoba memulai terobosan kinerjanya dengan melakukan kunjungan ke sejumlah instansi di pemerintahan Provinsi Jawa Tengah. Kunjungan dilakukan guna mensinergikan berbagai program Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dengan program pengembangan dan pemberdayaan kepemudaan di KNPI Jawa Tengah. Salah satu kunjungannya yaitu Kantor Kejaksaan Tinggi (Kejati) Provinsi Jawa Tengah di Jalan Pahlawan, Semarang.

Ketua DPD KNPI Jateng, Tino Indra Wardono bersama jajarannya secara langsung diterima oleh Kepala Kejati Jateng, Sadiman, di ruang kerjanya, Kamis (13/12/2018) siang. Sadiman juga menyambut positif keberadaan organisasi kepemudaan di Jawa Tengah tersebut. Sadiman juga menyambut positif banyak anggota KNPI Jateng sebagian besar merupakan dari kalangan partai politik.

“Ini sangat bagus, ini bisa jadi sebagai pemersatu bangsa. Misal, ketika terjadi gesakan antar partai, KNPI bisa hadir di dalamnya karena anggotanya dari berbagai partai. Ini juga bisa jadi contoh organisasi lainnya,” kata Sadiman.

Dalam kesempatan tersebut, ia juga menegaskan akan bersinergi bersama KNPI Jateng melalui progam “Jaksa Masuk Sekolah”. Progam ini merupakan salah satu cara untuk pencegahan bahaya narkoba dengan cara jaksa menyosialisasikan ke sekolah-sekolah.

“Kegiatan ini biasanya dilaksanakan dua minggu sekali atau tiga minggu sekali. Bisa dilakukan dalam waktu upacara bisa juga dilaksanakan ruang kelas atau di aula,” ujarnya.

Sementara itu, Seksi Penerangan Hukum (Penkum) yang dipimpin Sugeng Riyadi menambahkan, di Jawa Tengah progam Jaksa Masuk Sekolah yang diadakan Kejati Jateng sudah masuk kurang lebih ke 300 sekolah sejak diberlakukannya pada tahun 2015 hingga 2018, “Progam ini dilakukan mulai dari SD, SMP, SMA termasuk Perguruan Tinggi di Jawa Tengah,” ungkapnya.

Lebih lanjut ia menerangkan, kegiatan tersebut bertujuan untuk memberi pemahaman tentang hukum dan pengenalan Narkoba, bahaya dan upaya dalam menghindarinya demi mewujudkan generasi kenal hukum dalam rangka terbebas dari penyalahgunaan hukum. (arh)

Comments

comments