Kapolda Jabar Hadiri Giat Ngabotram Sabandungeun Di Polrestabes Bandung

oleh -
Kapolda Jabar Hadiri Giat Ngabotram Sabandungeun Di Polrestabes Bandung

BANDUNG,- Kapolda Jabar Irjen Pol Drs. Agung Budi Maryoto, M.Si., menghadiri acara silaturahmi bersama masyarakat Kota Bandung yang diadakan di lapangan apel Polrestabes Bandung dalam rangka mewujudkan situasi aman, damai, dan sejuk jelang Pemilu 2019, Rabu (16/1/2019).

Kegiatan silaturahmi tersebut mengambil tema “NGABOTRAM SABANDUNGEUN” yang dihadiri antara lain oleh Pejabat Utama Polda Jabar, Walikota Bandung, Kapolrestabes Bandung, Pejabat Kodim Kota Bandung, Kajari Bandung, Ketua KPU Kota Bandung, Ketua Bawaslu Kota Bandung. Selain itu hadir para pengamen jalanan, pemulung, pengemis, penarik becak dan petugas kebersihan se-Kota Bandung yang berjumlah sekitar 750 orang.

Kapolda Jabar dalam sambutannya di acara itu mengatakan, “NGABOTRAM ini merupakan tradisi makan bersama sebagai bagian budaya leluhur bangsa Indonesia yang perlu kita jaga dan rawat bersama, sehingga terwujud rasa saling asih dan empati terhadap sesama dalam mewujudkan rasa keadilan sosial kemasyarakatan, yaitu antara segenap unsur TNI, Polri, dan Pemerintahan dengan seluruh lapisan masyarakat.

Lebih lanjut Kapolda Jabar menegaskan, perlu diketahui bahwa Tahapan Pemilu tahun 2019 yang saat ini dalam tahap kampanye dan 91 hari lagi menuju pemungutan suara yang akan dilaksanakan pada tanggal 17 April 2019, di mana masyarakat Indonesia, khususnya masyarakat Kota Bandung secara serentak akan melaksanakan Pesta Demokrasi untuk memilih para wakil rakyat dan pemimpin nasional selama periode lima tahun kedepan. Adapun setiap pemilih akan diberikan 5 (lima) kertas suara, yaitu untuk Pilpres, DPR RI, DPD RI, DPRD Provinsi dan DPRD Kota/Kabupaten,” urai Kapolda.

Dalam kesempatan itu juga Kapolda Jabar mengimbau kepada seluruh masyarakat agar tetap Rukun, Guyub dan tidak menjadikan suatu Konflik berkepanjangan dengan tetap mengutamakan persatuan, dengan menjaga Situasi Kamtibmas agar tetap Kondusif dalam Pelaksanaan Pemilu 2019. Meminimalisir isu-isu provokatif menyangkut isu-isu primodialisme, penyebaran hate speech, berita hoaks, radikalisme, intoleransi dan terorisme melalui akun jaringan internet di media sosial.

“Tidak sedikit masyarakat akan terpancing emosi apabila isu yang dipolitisasi oleh kelompok tertentu mengenai agama. Praktik politik identitas, ujaran kebencian dan politisasi SARA dalam kontestasi politik perlu diredam untuk mencegah terjadinya polarisasi masyarakat, dengan menerapkan konsep Peace Building atau membangun perspektif perdamaian di kalangan para politisi dan masyarakat Jawa Barat. Berbagai potensi kerawanan telah dipetakan untuk dilakukan upaya penanganan secara profesional dan berkelanjutan” jelas Kapolda mengingatkan.

Selain itu, keberhasilan Polri ,TNI dan seluruh elemen dalam pengamanan Pilkada Serentak 2018 di Jawa Barat, menjadi salah satu referensi penting dalam pengamanan Pemilu tahun 2019 serta kebanggaan kita bersama.

Kapolda Jabar, memberikan beberapa penekanan yaitu agar TNI dan Polri tetap menjaga Netralitas dan tetap solid serta saling bersinergi, saling koordinasi dan saling bekerjasama dalam mewujudkan situasi Kamtibmas yang aman dan kondusif, khususnya mengamankan Pemilu 2019.

“Kepada KPU, PPK, PPS, dan KPPS serta Bawaslu, Panwaslu dan Pengawas TPS Pemilu 2019 agar senantiasa menjaga netralitas dan transparansi dengan tidak berpihak kepada salah satu paslon, sehingga terwujud pelaksanaan Pemilu yang aman, damai dan sejuk.

Pada kegiatan tersebut dilaksanakan penyerahan tali asih sejumlah 1.000 Paket kepada warga masyarakat Kota Bandung oleh Kapolda Jabar, dalam Kegiatan Silaturahmi Kamtibmas dan Bhakti Sosial, berupa pelayanan kesehatan Bid Dokkes Polda Jabar dan Urkes Polrestabes Bandung serta Pembacaan dan Penandatanganan Deklarasi Damai Pilpres dan Pileg 2019 yang disaksikan Kapolda Jabar, dalam rangka mewujudkan Pilpres dan Pileg 2019 yang aman dan damai di wilkum Polrestabes Bandung.[*]

Comments

comments