Kapolda Jabar Ekspos 24 Pelaku Curanmor Berikut Ratusan Unit Sepeda Motor Hasil Kejahatan

oleh
Kapolda Jabar Ekspos 24 Pelaku Curanmor Berikut Ratusan Unit Sepeda Motor Hasil Kejahatan
[Foto: dok. Istimewa]

INDRAMAYU, sorotindonesia.com,- Kapolda Jabar Irjen Pol Drs. Agung Budi Maryoto, M.Si., melaksanakan kegiatan konferensi pers di Mako Polres Indramayu, Selasa, (4/12/2018), terkait dengan pengungkapan kasus curanmor (pencurian kendaraan bermotor). Dalam Konferensi Pers tersebut dinyatakan bahwa dalam kurun waktu 1 (satu) bulan aparat kepolisian telah berhasil menangkap 24 orang tersangka yang terdiri dari, 5 (lima) tersangka curas (pencurian dengan kekerasan), 9 (sembilan) tersangka curanmor, dan berhasil menyita 312 (tiga ratus dua belas) unit kendaraan sepeda motor hasil kejahatan yang diperoleh dari pengungkapan kasus curas, curanmor dan razia.

Kapolda didampingi Kapolres Indramayu AKBP M Yoris Marzuki pada keterangannya menyebutkan, dari kasus curas polisi berhasil mengamankan 5 (lima) orang tersangka, antara lain, SP Als DOBIL (35), warga Desa Srengseng Blok Sekar Membe Kec. Krangkeng Kab. Indramayu (residivis 18 kali), IB als BANGBING (20) warga Desa Paoman Blok Kalenyamin Kec. dan Kab. Indramayu (residivis 12 kali), TD alias CARWAN alias PAAT Bin (Alm) HUSEN (44) warga Desa Pasir Tanjung Blok Tangkil Kec. Cipunegara Kab. Subang (residivis 8 kali), ID Alias MAD Bin SAYIDI (20) warga Blok Karbut Desa Karanganyar Kec. Krangkeng Kab. Indramayu (residivis 9 kali), SKNO alias EGEG Bin (alm) KADRI (25) warga BlokLurah Desa Srengseng Kec. Krangkeng Kab. Indramayu (residivis 5 kali).

“Dalam melaksanakan aksinya, pelaku memepet korban menggunakan kekerasan dan ancaman kekerasan dengan alat senjata api rakitan/air softgun/senjata tajam untuk melukai korban serta mengambil sepeda motor milik korban. Selain itu pelaku menggunakan kekerasan dan mengancam untuk melukai korban serta mengambil barang-barang milik korban,” terang Kapolda Jabar melalui Kabid Humas Kombes Pol Trunoyudo Wisnu Andiko dari siaran pers-nya.

Adapun barang bukti yang berhasil didapat dari tindak pidana pencurian dengan kekerasan itu, yakni berupa senjata api rakitan 2 pucuk, air soft gun 11 pucuk, senjata tajam jenis golok/parang 13 bilah, senjata tajam jenis samurai 2 bilah, senjata tajam jenis clurit 5 bilah.

“Dari perbuatan yang dilakukan oleh para tersangka tersebut dikenai Pasal 365 KUHP diancam dengan pidana penjara paling lama 9 (sembilan) tahun penjara,” tegas Kapolda.

Sedangkan dari kasus pencurian dengan pemberatan dan pencurian kendaraan bermotor didapat nama-nama pelaku/tersangka sebagai berikut, KS Alias APING Bin DRKM (36) warga Desa Sliyeg Kec. Sliyeg Kab. Indramayu (residivis 12 kali), SN Alias SONEX Bin M. JML (21) warga Jl.Yos Sudarso Kel. Paoman Kec. dan Kab. Indramayu. (curanmor 21 kali), DN SH Bin SN (24) warga Desa Kel. Paoman Blok Kalenyamin Kec. dan Kab. Indramayu (curanmor 14 kali), UTG (37) warga Desa Karangampel Kec. Karangampel Kab. Indramayu (residivis Curanmor 50 kali), SKRM Als KARMA Als UCOK Bin (Alm) DASPAN (52) warga Desa Tanjungkerta Blok Bojong Raong Kec. Kroya Kab. Indramayu (residivis 17 kali), MLYD alias WOWO Bin KARWITA (33) warga Desa Cidempet Blok Rawamulya Kec. Arahan Kab. Indramayu (residivis curanmor 15 kali), ERLG alias UNYUN Bin AB (33) warga Desa Bondan Blok Jamban Gunung Kec. Sukagumiwang Kab. Indramayu (curanmor 9 kali), NR AKMD Alias AMAD Bin (Alm) TARSRIP (44) warga Desa Mangunjaya Blok Buyut Kec. Anjatan Kab. Indramayu (curanmor 11 kali), dan SRD Bin SUBITA (44) warga Desa Blok Karangponcol Kec. Kedokanbunder Kab. Indramayu (penadah, 14 kali).

“Dalam melaksanakan aksinya pelaku curat dan curanmor merusak kunci kontak dengan menggunakan kunci palsu berupa kunci leter “T”, kunci leter “L” dan mata kunci. Dari perbuatan para tersangka didapat barang bukti berupa . Kunci Leter “T” 12 set, Kunci Leter “L” 7 set, Mata Kunci “T” dan “L” 34 buah,” jelas Kapolda.

“Atas perbuatan yang dilakukan oleh para pelaku/tersangka curanmor pelaku dikenakan Pasal 363 KUHP dengan ancaman hukuman pidana penjara paling lama 7 (tujuh) tahun penjara,” tegasnya lagi.

Sebanyak 312 unit sepeda motor yang berhasil diamankan dalam kasus tersebut, 40 (empat puluh) unit kendaraan sepeda motor teridentifikasi dan ada pemiliknya, 94 (sembilan puluh empat) unit sepeda motor teridentifikasi namun belum ada pemiliknya, dan 178 (seratus tujuh puluh delapan) unit sepeda motor tidak teridentifikasi /tidak standar.

Kapolda Jabar juga berkesempatan menyerahkan unit sepeda motor hasil pengungkapan tindak kejahatan para pelaku langsung kepada pemiliknya yang ikut hadir pada kegiatan tersebut. [*]

Comments

comments