Cek Arus Mudik Jalur Selatan, Kakor Sabhara Polri Dan Kapolda Jabar Kunjungi Nagreg

oleh

BANDUNG,- Dalam rangka Operasi Ketupat 2018 dan pengecekan pengamanan jalur mudik Lebaran, Kakor Sabhara Polri Irjen Pol Drs. Sudjarno, SH., dan Kapolda Jabar Irjen Pol Drs. Agung Budi Maryoto, M.Si., laksanakan giat kunjungan ke Pos Pam Tanjakan Nagreg, Desa Nagreg Kendan, Kecamatan Nagreg, Kabupaten Bandung, Selasa (12/6/2018).

Kegiatan Kakor Sabhara dan Kapolda Jabar tersebut turut didampingi oleh Dir Sabhara Baharkam Polri Brigjen Pol Aneka Prita Puddin, Waka Polda Jabar Brigjen Pol Drs. Supratman, S.H, MH., PJU Polda Jabar, Dandim 0609 Letkol Arh  A. Andre Wira Kurniawan, S.IP., Kapolres Bandung AKBP Indra Hermawan, S.IK, SH, MH., Kasubdit BPKB Korlantas Polri Kombes Pol Agus F, Waka Polres Bandung Kompol Mikranuddin Syahputra, SH, S. IK, MH. Unsur terkait seperti Basarnas, Satpol PP, PMI dan Muspika Kecamatan Nagreg.

Pada kesempatan tersebut, Kapolda Jabar menerima paparan dari Kapolres Bandung terkait rekapitulasi volume kendaraan pelayanan Polres Bandung dan situasi serta kondisi arus mudik yang ada di jalur Selatan khususnya wilayah Nagreg Kabupaten Bandung.

Kapolda Jabar dan Kakor Sabhara menerima paparan dan Kapolres Bandung terkait dengan laporan rekapitulasi volume kendaraan di wilayah Nagreg Kabupaten Bandung.

Setelah itu, Kapolda Jabar menyerahkan bingkisan kepada anggota dari unsur pelayanan dan pengamanan, diantaranya diberikan kepada Basarnas, Dinas Kesehatan, PMI, Dinas PUPR, Sat Pol PP serta anggota Koramil.

“Saya minta pengerahan anggota Sabhara diperbanyak agar dapat membantu pengamanan, jangan sampai terjadi adanya begal atau curas diwilayah Polda Jabar khususnya di Kab. Bandung,” kata Kapolda saat penyampaian keterangannya kepada wartawan.

Dilanjutkan, “Operasi ketupat ini merupakan operasi kemanusiaan yang mana sudah ditempatkan pos-pos yang sudah ada. Operasi ketupat ini bertujuan memberikan kenyaman terhadap masyarakat. Tujuan didirikannya pos-pos pengamanan dan pelayanan yang ada ini adalah untuk mengantisipasi hal hal yang tidak di inginkan dan kerawanan selama arus mudik dan arus balik,” terang Kapolda.

“Pos-pos pengamanan yang sudah digelar diwilayah Jawa Barat ini sebagai sarana pelayanan pada masyarakat untuk bisa digunakan sebagai tempat beristirahat bagi pemudik, dan akan melayani selama 14 hari mulai arus mudik sampai dengan arus balik,” jelas Kapolda. [*]

Comments

comments