Ada Sarana Pengolahan Sampah, Kades Lagadar Ucapkan Terimakasih Pada Satgas Citarum Sektor 21

oleh -
Ada Sarana Pengolahan Sampah, Kades Lagadar Ucapkan Terimakasih Pada Satgas Citarum Sektor 21
Kepala Desa Lagadar, Kecamatan Margaasih, Kabupaten Bandung, Ujang Saepudin.

Kab. Bandung, sorotindonesia.com,- Kepala Desa Lagadar, Kecamatan Margaasih, Kabupaten Bandung, Ujang Saepudin, mengucapkan terimakasih kepada Dansektor 21 Satgas Citarum Kolonel Inf Yusep Sudrajat beserta jajaran Subsektor 11 yang telah memberikan sumbangsih bagi warga masyarakat RW 04 Desa Lagadar terkait dengan penyediaan sarana pengelolaan sampah di wilayah tersebut.

Sarana Pengolahan Sampah di Desa Lagadar RW 04, karya jajaran Sektor 21 Satgas Citarum Subsektor 21-11/Lagadar.
Sarana Pengolahan Sampah di Desa Lagadar RW 04, karya jajaran Sektor 21 Satgas Citarum Subsektor 21-11/Lagadar.

Ini dikatakan oleh Ujang kepada wartawan seusai acara serah terima sarana bak pengolahan sampah hasil swadaya Satgas dan warga, berikut satu unit sepeda motor roda tiga, 9 gerobak sampah dan mesin pencacah sampah dari KKN Tematik Citarum Harum Politeknik TEDC Cimahi, Rabu (16/1/2019).

“Hari ini, masyarakat Desa Lagadar mengadakan peresmian satu tempat pengolahan sampah yang bantuan ini berasal dari Dansektor 21 Citarum Harum. Atas nama masyarakat Desa Lagadar, saya selaku kepala desa mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya atas bantuan pengolahan sampah mandiri ini,” kata Ujang.

“Bantuan ini sangat bermanfaat sekali bagi masyarakat Desa Lagadar, terutama dalam mencari solusi untuk penanganan masalah sampah. Dengan adanya tempat proses pengolahan sampah secara mandiri ini, masalah sampah yang biasanya harus dilayani oleh Dinas Kebersihan Kabupaten Bandung, Alhamdulillah, sekarang ada beberapa wilayah yang bisa mengelola sampahnya secara mandiri dan habis tuntas dikelola disini,” urai kades yang menjabat untuk periode dari tahun 2015 hingga 2021 ini.

Untuk itu, lanjut Ujang Saepudin, kepada warga Desa Lagadar saya berharap dengan adanya salasatu program ini mudah-mudahan menjadikan satu motivasi bagi masyarakat Desa Lagadar, karena ini sudah diberikan contoh kepada masyarakat, kedepan bukan hanya di RW 04 saja tapi juga diikuti oleh seluruh wilayah lainnya di Desa Lagadar,” ujar kades.

Dijelaskan lebih lanjut oleh Ujang Saepudin, “Selain tempat pengolahan sampah bantuan dari Dansektor 21, kita juga sudah membuat alat pembakaran sampah yang berasal dari bahan baku drum bekas, tetapi kemampuannya masih skala kecil. Namun melalui upaya dana desa, bahkan alat tersebut sudah dibeli juga oleh desa-desa yang lain, jelasnya.

Kegiatan serah terima bak sampah ini terbilang meriah, karena selain dihadiri oleh Dansektor 21 Satgas Citarum Kolonel Inf Yusep Sudrajat, juga turut hadir Direktur Politeknik TEDC, Drs Sueb, M.Si, M.Pd., Tripika Kecamatan Margaasih yakni Camat Asep Ruswendi, Danramil Kapten Cba (K) Sri N, dan Kapolsek Margaasih Kompol Wowon Haryono, Dansubsektor 21-11 Pelda Rabino bersama jajaran, Kepala Desa Lagadar, Ketua RW 04, tokoh masyarakat, tokoh agama, warga serta tamu undangan.

Dansektor 21 saat diwawancarai wartawan disela kegiatan itu mengungkapkan, “Kita hari ini melaksanakan penyerahan bak sampah berikut satu unit sepeda motor roda tiga untuk dimanfaatkan oleh warga Desa Lagadar RW 04. Ini kita lakukan sesuai dengan rencana program akhir tahun lalu, Gebyar Bak Sampah di Sektor 21 untuk menjawab kebutuhan dari masyarakat yang berkeinginan bersama-sama menjaga kebersihan lingkungan guna menyukseskan program Citarum Harum,” ujar Dansektor 21, Kolonel Yusep.

Dijelaskan oleh Kolonel Yusep, “Sudah ada beberapa bak sampah yang sudah kita serahkan kepada masyarakat, dan yang di Lagadar ini adalah salasatunya. Masih ada lainnya lagi yang menyusul,” jelasnya.

Kolonel Yusep juga mengimbau pada kesempatan wawancara itu untuk seluruh perusahaan yang berpotensi membuang limbahnya ke aliran sungai. “Hentikan buang limbah,” ujarnya.

“Saya tekankan, pesta sudah usai, kini mari kita berbuat bagi masyarakat Jabar umumnya, khususnya masyarakat Desa Lagadar. Sudah bertahun-tahun pabrik kurang maksimal mengelola IPAL-nya dengan baik, sehingga terbit Perpres No.15 tahun 2018. Sekarang IPAL sudah banyak yang dibenahi. Namun itu saja saya pikir belum cukup, CSR-nya harus terjun ke masyarakat, yaitu salasatunya menjawab kebutuhan masyarakat untuk pengadaan bak-bak sampah. Dan yang kita resmikan ini menjadi contoh saja,” urai Dansektor 21.

Diterangkan lebih lanjut, “Bak pengolahan sampah mandiri ini setidaknya bisa mengurangi sampah yang dikirim ke TPA Sarimukti, karena RW ini sekarang bisa memusnahkan sampahnya,” terangnya.

Kegiatan peresmian dan serah terima sarana bak sampah ini ditandai dengan pemotongan tumpeng dan pengguntingan pita serta penandatanganan prasasti oleh Dansektor 21 bersama dengan Ketua RW 04 demisioner, Dani, serta Kepala Desa Lagadar dan disaksikan oleh tripika Kecamatan Margaasih, sekaligus penyerahan simbolis sepeda motor roda tiga dari Direktur Politeknik TEDC, Drs Sueb, M.Si, M.Pd., kepada pengurus warga.[St]

Comments

comments