Jamaah PT SBL Unjuk Rasa Di Halaman Gedung DPRD Jawa Barat

oleh

BANDUNG,- Sekitar seribuan jamaah dari travel umroh PT Solusi Balad Lumampah (SBL) yang datang dari berbagai daerah di Indonesia menggelar aksi unjuk rasa damai di depan Gedung DPRD Provinsi Jabar. Aksi ini menuntut segel kepolisian di Kantor Pusat PT SBL dibuka supaya operasional kantor bisa berjalan dan meminta agar aset SBL dikembalikan untuk proses pemberangkatan jamaah.

Menurut Koordinator aksi, Nazarudin Khaelani, di depan gedung DPRD Jabar, Selasa (6/2/2018), semua jamaah akan diberangkatkan hanya saja bergiliran, karena ada penjadwalan ulang.

Menurut Nazar total jamaah umroh yang diberangkatkan pada bulan November 2017 sekitar 7.000 jamaah dengan testimoni dari jamaah mengutarakan pelayanan yang sangat memuaskan.

“Berlanjut pemberangkatan pada bulan Desember 2017, yakni tanggal 17 Desember 2017 mulai memasuki puncak musim umroh di wilayah Indonesia, SBL mulai mengalami kendala over capacity yang membuat SBL mengambil kebijakan reschedule pemberangkatan jamaah mengakibatkan terjadinya over budget perjamaah sekitat 5 juta dalam setiap pemberangkatan, ” tandasnya.

Dengan adanya reschedule tersebut pada tanggal 17 Januari 2018, timpal Nazar, SBL mengeluarkan memo perusahaan yang isinya mengenai Reschedule pemberangkatan jamaah umroh serta bersedia mengembalikan dana setoran umroh bagi jamaah yang tidak bersedia Reschedule, sehingga sekitar 3.000 jamaah terkena penjadwalan kembali, hal tersebut sudah mendapatkan perhatian dari Kementrian Agama RI dengan rekomendasi harus tetap memberangkatkan sampai akhir 2018.

“Alhamdulillah sampai batas waktu yang ditetapkan Kemenag RI, SBL memberangkatkan jamaah umroh hingga tanggal 31 Januari 2018 serta 1 Februari 2018,” tegas Nazar.

Jamaah dengan pakaian serba putih, syal bertuliskan PT SBL tak henti- hentinya membaca Talbiyah “Labbaik Allohumma Labbaik… ” dengan meneriakan yel-yel “SBL bukan penipu, aset SBL milik jamaah, kantor harus segera dibuka, kami ingin segera berangkat ke tanah suci”. Para pengunjuk rasa yang didominasi orang tua laki-laki dan perempuan juga membawa spanduk berisi agar SBL bisa beroperasi kembali. Aksi damai ini juga dijaga aparat kepolisian.

Ditengah aksi, tampak beberapa poster dan spanduk yang dibentangkan oleh jamaah, seperti SBL bukan penipu, mau Umroh SBL solusinya, Jangan bekukan SBL, Buka kembali kantor SBL, #Save SBL, #Save H. AOM.

Selain itu ada Surat Pernyataan yang dibuat diatas selembar baliho yang ditandatangani oleh jamaah, isi dari surat pernyataan itu diantaranya adalah, “Dengan ini kami sebagai jamaah menyatakan bahwa kami tidak pernah merasa tertipu atau ditipu oleh travel umroh PT SBL”.

Ditengah aksi unjuk rasa, hadir anggota Komisi V DPRD Provinsi Jabar, Ikhwan Fauzy. Ditengah massa pengunjuk rasa tersebut, dengan menggunakan alat pengeras suara Ikhwan berjanji akan menindaklanjuti aspirasi dan tuntutan jamaah SBL. [*]

Comments

comments