Itsna R Fitri : PPI Tiongkok Duta Budaya Di Negeri Tirai Bambu

oleh
Itsna R Fitri : PPI Tiongkok Duta Budaya Di Negeri Tirai Bambu
Itsna R Fitri

Tak banyak perempuan yang aktif di berbagai bidang kegiatan. Meski isu persetaraan gender telah banyak bergulir menjadi wacana yang menghegomoni masyarakat. Itsna Rahma Fitriani atau biasa disapa Itsna merupakan salah satu aktifis perempuan yang masih mencoba eksis di antara sekian aktifis perempuan. Menjelang hari santri, redaksi Sorot Indonesia mencoba menampilkannya untuk para pembaca di tanah air.

Lahir di Semarang pada 29 Maret 1993, Itsna kecil memulai pendidikan di TK Muslimat NU Semarang pada 1998. Putri dari pasangan Agus Fathuddin Yusuf dengan Imaroh ini melanjutkan belajarnya di SDN Muktiharjo Kidul 01 Semarang dan pada tahun 1999 sampai 2005 dia nyantri di PP Ar Risalah Lirboyo, 2005 sampai 2007 dan menamatkan pendidikan lanjutan pertamanya di SMP Al-Hikmah Sirampog, Benda, Kabupaten Brebes di tahun 2007 sampai 2008. Seusai MAN-1 Semarang ia memilih mengambil jurusan Ekonomi Islam pada Fakultas Syariah Institut Agama Islam Negeri (IAIN-sekarang Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam UIN.red) Walisongo dan aktif pada 2 organisasi kemahasiswaan. Bermula dari sinilah namanya dikenal luas.

Memiliki bakat dibidang vokal, bersuara merdu, dan bekal ilmu agama dari pondok pesantren, menggerakkan hatinya untuk turut berperan bersama Jamiyyatul Qurra’ wal Huffadz (JQH) di Fakultas Syari’ah dan untuk tekadnya dalam kegiatan kemanusiaan, Itsna memilih Korp Sukarela (KSR) Palang Merah Indonesia (PMI) Unit IAIN Walisongo Semarang sebagai tempatnya beraktualisasi dan mengembangkan diri, mengabdi untuk masyarakat yang membutuhkan bantuan.

Selama aktif di KSR IAIN, posisi tertingginya dalam struktur menjadi Komandan pada tahun 2014 dan di JQH Fakultas Syariah menjabat sebagai Sekretaris untuk periode 2012-2014. Wow… jarang kita temui aktifis perempuan yang demikian. Semalam (14/10/2018), redaksi kami kembali menghubungi di sela aktifitasnya.

Melanjutkan belajarnya di Jiangxi University of Finance and Ekonomic, Kota Nanchang provinsi Jiangxi, Itsna kini didaulat menjadi ketua Perhimpunan Pelajar Indonesia Tiongkok (PPIT) Cabang Nanchang, “Jadi PPI Tiongkok saat ini telah berdiri 25 cabang, sejak didirikan pada tahun 2012. Nah, para pelajar Indonesia yang ada di Nanchang merupakan salah satu pelopornya, dan kebetulan sekarang ini aku jadi ditunjuk sebagai ketua cabang Nanchang, gitu ceritanya,” tulisnya saat diwawancarai melalui aplikasi pesan pribadi.

So, bagaimana dengan aktifitas PPIT? Berikut ini ia paparkan sekilas, “PPIT tak ubahnya seperti UKM di kampus sebagaimana umumnya, hanya saja di sini (Tiongkok), kita lebih memupuk rasa persaudaraan antar sesama pelajar Indonesia dari berbagai penjuru tanah air. Ada dari Papua, Makassar, Kalimantan, Manado, Riau, Jawa dan sebagainya. Selain biar tidak merasa asing di Negeri orang, juga ingat dan cinta tanah air. Jadi, berasa memiliki keluarga baru”.

Selain itu, untuk lebih mengenalkan budaya Indonesia PPIT memiliki peran yang besar di Tiongkok, “terus kegiatannya kita sebagai salah satu duta juga turut mempromosikan budaya dan pariwisata indonesia,” dalam lanjutan tulisannya. “Melalui event Indonesian Culture Festival, kita mendapat kesempatan untuk menampilkan berbagai macam tarian, lagu, juga baju adat dari Indonesia, terus food festival juga lho… kalau dari segi nasionalisme-nya kita ada juga Latihan dasar kemimpinan (LDK) dengan materi dasar 4 pilar kebangsaan, pendidikan politik dan sebagainya. Pokoknya untuk memupuk nasionalismenya itu lah intinya,” tulisnya menerangkan. (arh)

Itsna di gelaran Indonesian Culture Festival

Ini adalah pengalaman organisasi dari Itsna R Fitri, sebagai berikut :

  • Komandan KSR PMI Unit UIN Walisongo tahun 2014
  • Sekretaris JQH Fakultas Syariah tahun 2012-2014
  • Anggota KSR PMI Markas Kota Semarang tahun 2016-2018
  • Staff Departemen Sosial PPI Tiongkok (Pusat) tahun 2016-2017
  • Sekretaris PPIT Cabang Nanchang tahun 2017-2018
  • Ketua PPIT Cabang Nachang tahun 2018-2019
  • Wakil Ketua PCINU Tiongkok tahun 2017-2018

Comments

comments