Ini Kata Sudrajat Tentang Sungai Citarum

oleh
H Sudrajat calon gubernur Jawa Barat nomor urut 3

BANDUNG,- Mayjen TNI (Purn) H Sudrajat yang merupakan calon Gubernur Provinsi Jawa Barat yang diusung oleh Partai Gerindra, PKS dan PAN, berpasangan dengan Ahmad Syaikhu, mengungkapkan kegelisahannya terkait dengan lingkungan alam di wilayah Jawa Barat, terutama dengan sampah di wilayah Sungai Citarum. Hal tersebut diutarakannya saat wawancara dengan wartawan seusai gelaran konsolidasi pertama tim relawan Jabar Asyik di The Kartipah, Jl. Ir H Djuanda, Kota Bandung, Sabtu (10/3/2018).

“Kita memperhatikan alam, hutan, dan lain sebagainya. Juga masalah sampah yang menjadi permasalahan besar di Jawa Barat. Salasatu contoh adalah Sungai Citarum, yang dikatakan oleh dunia sebagai septic tank terbesar di dunia, karena sampai sekarang Citarum masih menjadi buangan sampah Jawa Barat,” ujar Sudrajat.

Ditambahkan olehnya, “Terutama di Kabupaten Bandung. Saya kemarin melihat sewaktu banjir di Rancaekek, semua sampah masuk ke sungai. Nah, ini yang perlu menjadi satu perhatian, bukan hanya perhatian pemerintah daerah provinsi, kota dan kabupaten, saya kira harus ada perhatian dari pusat,” harapnya.

Untuk itu, kata Sudrajat, kita akan mencoba memberikan alokasi yang lebih besar lagi untuk Sungai Citarum.

 

H Sudrajat dan Ahmad Syaikhu Bersinergi Dengan Tim Relawan Jabar Asyik

Pada kesempatan wawancara tersebut, ditanya terkait dengan kehadirannya di acara koordinasi dan konsolidasi relawan Jabar Asyik yang merupakan bagian tim pemenangannya, H Sudrajat menjawab, “Relawan ini hadir dari 27 kota dan kabupaten di Jawa Barat. Ini konsolidasi pertama. Untuk selanjutnya mereka akan kembali ke daerahnya masing-masing. Mereka akan konsolidasi menyamakan pandang, langkah, dan mencatat semua elemen-elemen relawan yang ada di daerah,” jelasnya.

Diharapkan oleh Sudrajat, para relawan bisa bergerak bersama-sama untuk menyebarkan visi dan misinya dan menyebarkan tekad dari Asyik dalam rangka perhelatan pemilihan gubernur untuk memimpin Jabar ke depan.

Diungkapkan oleh Sudrajat, aspirasi yang mengemuka di rapat konsolidasi relawan tersebut, diantaranya masalah tingkat partisipasi pemilih dan golput. “Banyak elemen suara yang harus diolah dan diperjuangkan, masalah pemilih muda dan pemula. Dan disinggung masalah masih adanya golput di daerah. Mudah-mudahan tahun ini tingkat partisipasi masyarakat semakin meningkat daripada pilkada lalu yang mencapai 68 persen,” terangnya. [St]

Comments

comments