Ini Kata Pangdam Siliwangi Terkait Pengecoran Lubang Limbah Pabrik Oleh Jajaran Sektor Satgas Citarum Harum

oleh
Pangdam III/Siliwangi Mayjen TNI Besar Harto Karyawan saat diwawancara oleh awak media di peringatan puncak HUT ke-72 Kodam III/Siliwangi yang dilaksanakan di Makodam III/Siliwangi, Bandung. (21/5/2018).

BANDUNG,- Jajaran Sektor Satgas Citarum Harum mulai bersikap tegas untuk memperingatkan industri-industri yang kerap membuang limbahnya ke aliran sungai tanpa melalui proses IPAL yang memadai dan berdampak pada ekosistem yang ada di sepanjang Sungai Citarum. Salasatu langkah yang diambil adalah dengan mengecor lubang pembuangan limbah pabrik yang disinyalir nakal dan kucing-kucingan.

Panglima Kodam III/ Siliwangi Mayjen TNI Harto Besar Karyawan saat ditanyakan oleh awak media terkait dengan masih ditemukannya industri nakal yang membuang limbahnya dengan sembarangan tanpa melalui proses pengolahan yang baik, menyatakan, “Kita menghimbau lagi kepada pelaku industri yang masih bandel membuang limbah (kotor) ke sungai, bahwa itu merupakan wujud mereka tidak bertanggungjawab untuk menjaga dan melestarikan sungai sebagai sumber kehidupan manusia dan makhluk hidup lainnya,” tegas Pangdam seusai rangkaian acara buka puasa bersama dalam rangka memperingati HUT ke-72 Kodam Siliwangi di Masjid Al-Ikhlas Makodam Siliwangi, Jl. Aceh, Kota Bandung. Senin (21/5/2018).

Ditambahkan oleh Pangdam, “Apabila mereka masih melakukan langkah itu (membuang limbah tanpa pengolahan yang memadai), masalah hukum sudah menanti mereka. Sekarang saja sudah 75 pabrik yang sedang dalam proses, kita tunggu saja hasilnya,” kata Pangdam. “Bila perlu, berendam sama-sama dengan pemilik pabrik di tempat pembuangan limbahnya,” tantang Pangdam.

Sebelumnya, jajaran Sektor 21 Satgas Citarum Harum yang dipimpin oleh Kolonel Inf Yusep Sudrajat menutup pembuangan limbah PT Mewah Niagajaya di Cimahi dan pembuangan limbah yang diduga ilegal milik PT Jerdytex di Margaasih.

“Kami memang tidak memiliki kewenangan menutup operasional pabrik, namun kami bertanggungjawab dalam pengendalian ekosistem,” kata Yusep.

“Ini adalah medan pertempuran kami sekarang (pengendalian ekosistem), lebih baik kami pulang nama daripada gagal dalam tugas,” tegas Kolonel Inf Yusep Sudrajat. [St]

Penutupan lubang pembuangan limbah milik PT Jerdytex
Penutupan lubang pembuangan limbah milik PT Jerdytex, Senin (21/5/2018), oleh jajaran Sektor 21 Satgas Citarum Harum.

Comments

comments