Indonesia Kirim Bantuan Bencana ke Fiji

fizifield

Free West Papua (Organisasi Papua Barat Merdeka) sepantasnyalah mereka yang diakui untuk menjadi anggota penuh dari Melanesian Spearhead Group (MSG) dibandingkan dengan Pemerintah Indonesia, namun kenyataannya saat negara Fiji (anggota MSG) ditimpa bencana…Free West Papua angkat tangan…

Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan memberikan bantuan US$5 juta dan satu kompi Korps Zeni TNI ke Fiji (akhir April 2016). Bantuan tersebut bertujuan untuk pemulihan wilayah Queen Victoria yang terkena dampak bencana topan Winston.

Menkopolhukam Luhut Binsar Panjaitan yang berkunjung ke Fiji beberapa waktu yang lalu mengatakan pernyataan duka cita dan bantuan moril dari Pemerintah Indonesia dan itu disampaikan langsung kepada Perdana Menteri Fiji Josaia Bainimarama.

Menkopolhukam Luhut Binsar Panjaitan pun menyampaikan kekagumannya kepada PM Bainimarama yang dinilai cepat merespons bencana alam tersebut. Setelah menyerahkan bantuan itu Menkopolhukam Luhut Binsar Panjaitan pun bertemu dengan Menteri Pertanian Permukiman Maritim dan Penanggulangan Bencana Fiji, Inia Seruiratu.

Pemerintah Indonesia yakin dengan kepemimpinan PM Bainimarama, Fiji dapat pulih dengan cepat dan membangun kembali negara. Dengan latar belakang militer PM Bainimarama bisa menerapkan kedisiplinan. Dalam membangun sebuah negara, selain demokrasi, tentunya demokrasi yang sesuai dengan budaya dan lingkungan kita, diperlukan juga kedisiplinan.

Pemerintah Fiji menghargai tawaran bantuan yang diberikan oleh Pemerintah Indonesia. Indonesia dan Fiji punya karakter alam yang sama sehingga diharapkan dapat belajar dari Indonesia dalam hal membangun kembali wilayah yang terkena dampak bencana. Fiji merupakah sahabat Indonesia di kawasan Pasifik Selatan yang tidak pernah melupakan jasa Indonesia ketika negara itu diisolasi pasca-terjadinya kudeta tidak berdarah pada 2006. Indonesia pula yang membantu Fiji dapat bertransformasi dari rezim militer ke demokrasi serta memberi bantuan kerja sama teknik bidang perikanan, seperti pengembangan rumput laut dan kerja sama manajemen Pemilu dengan Kantor Pemilu Fiji.

Pemerintah Fiji melalui Menteri Pertanian Permukiman Maritim dan Penanggulangan Bencana Fiji, Inia Seruiratu mengatakan, “Selain dapat belajar dari pengalaman Indonesia, kami juga ingin belajar banyak tentang teknologi dalam penanggulangan bencana. Kami memperluas kerjasama dengan Indonesia seperti di bidang pertanian, bidang yang cukup penting untuk kedua negara, juga dalam bidang pembangunan pemukiman. Kami berharap bantuan ini akan membuat hubungan kedua negara semakin erat dan berkelanjutan,” kata Seruiratu. Bencana topan terkuat di Pasifik yang menewaskan sedikitnya 29 orang itu memporak-porandakan sejumlah daerah di bagian utara Fiji, seperti Vanualevu, Taveuni, Lomaiviti, Lau, Tavua, dan Raki-Raki. (mk-SII)

 

 

 

Comments

comments

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.