Hapuskan Kesedihan, Ceriakan Hari Bersama PMI

oleh
Hapuskan Kesedihan, Ceriakan Hari Bersama PMI
[Foto: Dok. Istimewa]

sorotindonesia.com || Palu, – Kesedihan mendalam yang dirasakan anak-anak korban bencana alam gempa bumi, tsunami dan likuifaksi perlahan terhapuskan oleh keikhlasan relawan Palang Merah Indonesia (PMI) dalam memberikan berbagai layanan. Kehadiran PMI mampu menceriakan hari demi hari anak-anak di pengungsian. Wajah murung yang selama ini menyelimuti para pengungsi di Palu, Sigi, dan Donggala mulai sirna.

Telah lazim kita ketahui, rumah dan berbagai barang berharga mereka telah lenyap, tak lagi dimiliki. Tak hanya harta benda, mereka pun harus kehilangan orang-orang yang dicintai. Namun demikian membuat mereka harus tetap tegar menghadapi kenyataan, dan menjaga hari dengan cerita menjadi persoalan yang mesti dipecahkan.

Ayon, Koordinator Shelter Balaroa, mengungkapkan, di shelter tersebut beberapa Relawan PMI harus bisa menjadi pengasuh bagi anak anak. “anak anak di sini sangat senang dan berharap relawan PMI dapat terus mendampingi sampai proses recovery” ujarnya yang disampaikan pada siaran pers, Kamis (8/11/2018) pagi.

Irfan misalkan, bocah berusia 7 tahun yang tinggal di shelter tersebut mengaku terhibur dengan adanya Relawan PMI. Secara perlahan ia mulai bercanda dan tampak riang mengikuti berbagai permainan yang setiap hari dilakukan. Perlu diketahui, untuk mendukung suasana yang akrab dengan anak-anak, di tempat pengusian di tersebut, Relawan PMI juga membangun wahana permanainan anak seperti ayunan dan lorong ban.

Menumbuhkan riang gembira anak-anak juga dilakukan setiap tim distribusi air bersih dari WASH PMI saat melakukan pengisian tandon di seluruh shelter. Banyak diantara mereka yang senang ikut naik mobil tanki sambil tepuk tepuk dan bernyanyi. Hal ini diungkapkan Aris, setiap kedatangannya disambut sorak sorai anak-anak di pengungsian.

Tak hanya di Balaroa, kondisi serupa juga terjadi di pengungsian Tanambulava, Kabupaten Sigi. Pada umumnya saat anak-anak berjumpa tim Yankes PMI disambut tawa ceria anak-anak. Tak jarang dari mereka menyambut antusias kedatangan dengan nyanyian dan bahkan mulai tumbuh kepercayaan dirinya.

Hal ini tercermin dari permintaan berswafoto bersama para relawan. Nuriya, salah seorang relawan Yankes PMI mengatakannya, bahkan ia mengaku sangat terharu saat wefie bersama anak-anak dengan berbagai pose.

“sambil melakukan pelayanan, kami juga mencoba aneka metode yang menyenangkan agar anak anak dapat kembali ceria di tengah situasi bencana” ucapnya singkat. (arh)

Comments

comments