Guna Meningkatkan Partisipasi Pemilih, KPU Kota Banjar Gandeng Perguruan Tinggi

oleh

Banjar, ( SI ) – Guna meningkatkan partisipasi masyarakat dalam pilkada serentak 2018, KPU Kota Banjar menggandeng perguruan tinggi se-Kota Banjar, hal tersebut dilakukan dengan penandatanganan MoU antara KPU dengan Perguruan Tinggi yang ada di Kota Banjar, acara rapat kerjasama tersebut dilaksanakan di Kantor KPU Kota Banjar, Selasa (30/01/2018).

Ketua KPU Kota Banjar Dani Danial Mukhlis mengatakan pada kesempatan tersebut, kerjasama ini guna membangun kemitraan dengan perguruan tinggi di Kota Banjar, dan untuk meningkatkan partisipasi masyarakat pemilih, ucapnya.

KPU memiliki tujuan penting secara intelektual dan moral, tidak saja peningkatan partisipasi tapi peningkatan kecerdasan pemilih, dengan ini KPU menggandeng seluruh perguruan tinggi yang ada di Kota Banjar untuk bisa melakukan kegiatan – kegiatan di masing – masing perguruan tinggi, tambah Dani.

Lebih lanjut Dani menjelaskan, “kegiatan – kegiatan tersebut bisa dilaksanakan seperti seminar, simposium ataupun sarasehan”, jelasnya,

“Isu yang pertama kita ambil adalah isu money politik, karena basisnya adalah basis sentimik, tahun 2015 kami mengadakan penelitian dengan salah satu perguruan tinggi, hasil dari penelitian itu masyarakat kita sebanyak 7,70% dengan perilaku – perilaku politik uang, bagaimana caranya walaupun masih sedikit supaya makin menurun perilaku politik uang tersebut”, terang Dani.

“Isu yang kedua adalah isu pemilih cerdas,” tandasnya.

Dadi Mulyadi, ST., sebagai salah seorang peserta perwakilan salah satu perguruan tinggi mengungkapkan, kami menyambut baik kegiatan ini, kegiatan kerjasama antara KPU dengan Perguruan Tinggi Daerah untuk menyikapi jelang pilkada yang akan digelar tahun ini, ungkapnya.

Lanjut Dadi, “kegiatan ini harus direspon dengan baik oleh seluruh Perguruan Tinggi yang ada di Kota Banjar”, terangnya.

KPU memberikan 3 tematik yang disajikan kepada Perguruan Tinggi, “yang pertama masalah pemilih cerdas, diharapkan Perguruan Tinggi memberikan wawasan kepada masyarakat, bahwa masyarakat harus menjadi pemilih cerdas di pilkada yang akan datang”, terang Dadi.

Kedua adalah formulasi pemimpin, “Secara umum masyarakat di Kota Banjar. Keinginan masyarakat itu pemimpinnya yang bagaimana kedepannya yang diinginkan masyarakat Kota Banjar, nanti hasilnya secara referensi akan diberikan kepada KPU”, tambahnya.

“Yang ketiga akademisi bisa memberikan wawasan juga kepada masyarakat terkait Money Politic, untuk mempersempit ruang gerak money politic ini, ketika dipahami masyarakat, seperti apa money politic yang sebenarnya”, jelas Dadi.

Dadi menandaskan, kami menyambut baik kegiatan ini, dan berharap bisa diikuti oleh KPU daerah lain, pungkasnya. [Herman]

Dadi Mulyadi, ST., Salasatu perwakilan perguruan tinggi di Kota Banjar seusai penandatanganan MoU dengan KPU Kota Banjar, Selasa (30/1/2018).
Dadi Mulyadi, ST.

Comments

comments