Gerakan Binangun Membaca Melalui Perpustakaan Desa

Gerakan Binangun Membaca Melalui Perpustakaan Desa

Banjar, Sorot Investigasi Indonesia.- Perpustakaan Desa Binangun digagas oleh Kuwu (Kepala Desa) Binangun Bapak Elan pada tahun 2004. Kuwu Binangun yang mempunyai latar belakang seorang pendidik mempunyai banyak koleksi buku dirumahnya, buku-buku koleksi pribadi Kuwu Binangun kemudian dihibahkan oleh beliau untuk pendirian perpustakaan desa. Selain buku koleksi pribadi Kuwu Binangun, koleksi buku perpustakaan juga berasal dari sumbangan masyarakat.

Koleksi buku yang berhasil dihimpun pada waktu itu sejumlah 250 eksemplar terdiri dari buku dan majalah. Koleksi pustaka yang tersedia ditempatkan pada sebuah rak etalase. Etalase yang berisi bahan bacaan tersebut kemudian diletakan di pojok Aula balai desa dan pada perjalanannya masyarakat lazim menyebutnya dengan pojok baca. Dengan keterbatasan pengetahuan dalam mengelola perpustakaan, Pengelola perpustakaan desa atau pojok baca belum melayani peminjaman buku, masyarakat hanya diperkenankan untuk membaca di tempat.

Penyelenggaraan perpustakaan desa pengelolaanya dipercayakan pada lembaga kemasyarakatan desa, belum ada pengelola khusus yang dibentuk untuk menyelenggarakan layanan perpustakaan desa. Baru pada tahun 2013 perpustakaan desa Binangun mendapatkan pembinaan dari Kantor Arsip dan Perpustakaan Daerah Kota Banjar setelah desa Binangun mendapat juara lomba desa tingkat Kota Banjar dan mulailah koleksi buku dikelaskan dengan klasifikasi DDC dan mulai melayani peminjaman buku

“Kami membangun gedung perpustakaan desa dengan menggunakan dana ADD sekitar Rp. 110.000.000,00 karena selama ini pihaknya melihat minat baca masyarakat cukup tinggi” kata Kepala Desa Binangun, Udung di ruang kerjanya belum lama ini.

Baca:   Disarpus Kab. Mura Tingkatkan Budaya Minat Baca

“Sebelumnya, perpustakaan desa menempati salah satu ruangan di kantor desa. Sehingga, keberadaannya dinilai kurang refresentatif, terlebih perpustakaan tersebut sudah ada sejak tahun 2004”. Terangnya.

Pada tahun 2014, perpustakaan desa mendapat juara harapan II tingkat Propinsi Jawa Barat. Pengelola perpustakaan mendapatkan kesempatan mengikuti pendidikan dan pelatihan tenaga perpustakaan masyarakat bagi pengelola perpustakaan desa/kelurahan se Jawa Barat yang diselenggarakan oleh Badan Perpustakaan dan Kearsipan Daera Provinsi Jawa Barat.

“Masyarakat Desa Binangun sangat antusias terhadap membaca, dari usia SD sampai SMP dan MTs. Bahkan, yang lebih membanggakan perpustakaan Desa Binangun mendapat juara harapan II tingkat provinsi tahun 2014,” tuturnya.

Perpustakaan Desa Binangun yang mulai mempunyai koleksi lengkap dari kelas 000 atau Karya Umum sampai Kelas 900 Geografi dan Sejarah, berbekal materi pelajaran yang diterima pengelola perpustakaan kemudian membuka layanan sirkulasi. Dengan sistem terbuka pemustaka dilayani untuk pinjam dan pengembalian buku.

Pengelola Perpustakaan Desa terus mengkampanyekan “Gerakan Binangun Membaca” Gerakan Binangun Membaca adalah gerakan sosial untuk menumbuh kembangkan budaya baca dikalangan masyarakat. Kegiatan-kegiatan yang dilaksanakan melalui promosi perpustakaan seperti layanan perpustakaan keliling, iklan ajakan berkunjung ke perpustakaan, dan informasi tentang Perpustakaan Desa Binangun melalui sosial media, serta kerjasama dengan sekolah-sekolah yang ada di wilayah Desa Binangun. (Ajat Sudarjat, SII)

Comments

comments

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.