Gerak Cepat Dinsos Semarang Atasi Lansia Telantar

oleh
Lansia Telantar

Semarang – Iktikad baik Pemerintah Kota Semarang dalam penanganan PGOT (Pengemis, Gelandangan dan Orang Telantar) disambut baik oleh masyarakat.

Dukungan terhadap pemerintah ini tampak dari kompaknya kinerja sukarelawan yang tergabung dalam Tim Penjangkauan Dinas Sosial (TPD) yang bertindak di bawah arahan Anggie Ardhitia Kasi Tuna Sosial dan Perdagangan Orang, dan Primasari YS Kabid Penanganan Fakir Miskin didukung pula oleh Panti Asuhan sebagai tempat singgah dan rehabilitasi sosial bagi PGOT.

Lansia Telantar

Sabtu, 14/10/17 sekira pukul 15.00 WIB TPD menindaklanjuti informasi yang disampaikan oleh warga melalui aplikasi WhatsUp melakukan pencarian terhadap seorang nenek yang diduga diusir oleh salah satu keluarganya. Dalam penelusuran kasus tersebut TPD juga mendapatkan beberapa titik yang diduga sebagai tempat transit dan manggal para lansia peminta sedekah. Tak berselang lama pada kisaran waktu menunjukkan pukul 16.00 WIB TPD sudah menemukan orang telantar yang dimaksud.

Menurut Istijani (40 tahun) perempuan penjual sembako di pasar Peterongan Semarang bahwasanya lansia tersebut pernah berbicara pada Isti (nama panggilan Istijani) bahwa salah satu anak dari lansia telantar tersebut ada yang tinggal di daerah peterongan. Namun Ibu tersebut tidak mau diajak pulang dengan alasan anak lansia telantar tersebut membuat trauma.

Kemampuan komunikasi dan pendekatan yang lebih humanis TPD membuat lansia tersebut buka suara. Kepada TPD diungkapkan lansia tersebut bernama Kasmijem (73 tahun). Pada TPD Kasmijem menjelaskan bahwa dirinya masuh memiliki seirang anak perempuan yang tinggal di sekitar semarang dan seorang lagi tinggal di daerah Ungaran Kabupaten Semarang. Kasmijem yang diketemukan dalam kondisi lemah, pandangan matanya berkurang dan pendengarannya tidak bagus juga menerangkan dirinya memiliki seorang anak laki-laki yang sangat perhatian padanya. Namun anak pertama tersebut telah meninggal dunia di Jakarta.

Pencarian kasus lansia telantar dilanjutkan hari ini (15/10/17) penelusuran yang dipimpin langsung oleh Mas Anggie (sapaan akrab Anggie Ardhitia) menuai hasil. 2 orang lansia telantar diketemukan dan berhasil dibawa ke mitra pemerintah kota, Panti Asuhan Al Mustaghfirin Banget Ayu Wetan Kecamatan Genuk Kota Semarang. Berbeda dengan Kasmijem dua orang lansia yang baru ditemukan tersebut masih belum mengungkapkan identitas dirinya. Ketiga kasus tersebut masih dalam pendampingan Dinas Sosial. (Rifqi)

Comments

comments