Dukung Program Citarum Harum, Komunitas Jurnalis Peduli Citarum Bentuk Kepengurusan

oleh
Jurnalis Peduli Citarum

BANDUNG,- Komunitas Jurnalis Peduli Citarum yang sudah terbentuk beberapa waktu lalu, pada pertemuan rapat keduanya di Dafam Rio Hotel, Jl RE Martadinata, Kota Bandung, Kamis (15/3/2018), akhirnya membentuk dan menetapkan jajaran kepengurusannya sebagai koordinator kegiatan.

Rapat yang dihadiri oleh jurnalis dari perwakilan puluhan media online daring (online) dan cetak yang tergabung dalam AMMNI (Aliansi Media Massa Nasional Indonesia) dan JBN (Jurnalis Bela Negara) ini, memilih Setio dari Media Suara Nasional sebagai ketua, sekertaris Zhovena dan bendahara Elly Elida. Dalam agenda sebelum pemilihan pengurus, dilaksanakan sharing dan tukar pendapat untuk menyusun program kegiatan umum yang akan dilakukan bersama. Diantaranya membuat kegiatan lomba menggambar dengan tema yang terkait dengan Sungai Citarum, yang dimaksudkan untuk mengenalkan sungai kepada anak sejak dini. Serta menetapkan agenda kegiatan khusus lainnya.

“Komunitas ini sebagai bentuk silaturahmi bagi para jurnalis yang memiliki kesamaan kepeduliannya terhadap kondisi Sungai Citarum. Disini kita tidak ada ego media, misalnya saya dari media ini atau itu. Intinya cuma satu, agar awak media bisa saling bersilaturahmi dan kita bersama-sama dengan seluruh komponen masyarakat dan pemerintah bahwa independensi wartawan secara personal bisa juga berbuat sesuatu. Jadi bukan hanya membuat berita saja, tetapi pun bisa menggelar kegiatan dalam rangka ikut mendukung suksesnya program Citarum Harum ini,” ujar Setio yang akrab disapa Tio, saat wawancaranya dengan rekan wartawan.

Terbentuknya kepengurusan komunitas Jurnalis Peduli Citarum ini juga mendapat apresiasi dari wartawan senior Adi Raksanagara yang ikut pada rapat tersebut. “Saya kira program Citarum harum ini perlu dukungan semangat dan komitmen dari seluruh komponen masyarakat, dan tentunya sosialisasi yang dilakukan oleh media. Sekarang sudah terbentuk komunitas Jurnalis Peduli Citarum, saya juga sebagai jurnalis memberikan apresiasi,” terang Abah Adi, panggilan karib dari Adi Raksanagara.

“Mudah-mudahan ini bisa mempercepat publikasi, sosialisasi, promosi, propaganda atau apapun tentang Citarum, yang penting bisa menyampaikan pesan kepada masyarakat di kota dan kabupaten. Itu memerlukan pekerjaan media yang luar biasa. Dan pastinya Jurnalis Peduli Citarum ini saya dukung, karena jurnalis ini sudah membuat komitmen kepeduliannya, mudah-mudahan kepedulian dan tanggung jawab dari jurnalis ini tertularkan kepada masyarakat luas, kemudian jumlah media dan jurnalis yang tergabung disitu bisa mempercepat dan memperbanyak wawasan masyarakat tentang progress dari Citarum. Bukan hanya bersih, tetapi kelanjutannya seperti apa, secara filosofi dan perilaku masyarakat terhadap sungai, itu yang harus ikut kita bangun,” pungkas Abah Adi. [St]

Comments

comments