Direkomendasikan Panitia HSN 2019 Semarang, Peminat Futsal Antar Santri Membludak

oleh
Direkomendasikan HSN 2019, Peminat Futsal Antar Santri Membludak
[BERIKAN ARAHAN] Katib Syuriah NU Kota Semarang, KH Achmad Izzudin memberikan arahan saat acara lomba futsal Hari Santri Nasional Kota Semarang 2018 di lapangan futsal Merdeka, Kelurahan Sekaran, Gunungpati, Ahad (28/10/2018).

sorotindonesia.com – Memperkuat ukhuwah atau persaudaraan dapat dilakukan dengan berbagai hal. Satu di antaranya dengan Lomba Futsal. Sebanyak 32 tim sepak bola futsal santri mengikuti lomba futsal yang diselenggarakan Pengurus Cabang Nahdaltul Ulama (PCNU) Kota Semarang. Kegiatan tersebut merupakan rangkaian terakhir dari Hari Santri Nasional (HSN) Kota Semarang 2018.

“Kegiatan ini bagian terakhir dari seluruh rangkaian Hari Santri Nasional Kota Semarang 2018,” kata Sekretaris panitia HSN Kota Semarang 2018, Kiai Agus Romadhon di sela sela aktivitasnya, Ahad, (28/10/2018) siang.

Dijelaskan sebelumnya, pendaftar lomba futsal melebihi batas yang telah ditargetkan. Semula, pihak panitia mentarget 30 tim, namun yang daftar mencapai lebih dari 40 tim. Bahkan, saat technical meeting masih terdapat tim yang hendak mendaftar.

“Setelah melalui proses seleksi panjang, yang diterima hanya 32 tim. Ini sudah melebih target yang ada,” kata Kiai Agus yang juga pengasuh Pesantren Durrotu Ahlussunnah Waljamaah, Gunungpati ini.

Tujuan umum perlombaan tersebut bukan mencari juara dan menjadi yang terhebat dalam memainkan si kulit bundar di atas lapangan. Namun, untuk meneguhkan nilai-nilai keagamaan, utamanya sportifitas dan persaudaraan. Sebab membludaknya minat dalam lomba futsal menjadi rekomendasi bagi panitia HSN selanjutnya.

Katib Syuriah NU Kota Semarang, KH Achmad Izzuddin yang turut hadir dalam acara menyatakan apresiasinya. Menurutnya, kegiatan lomba futsal antarsantri harus terus dilakukan, karena bernilai positif.
“Intinya kami bangga terhadap santri santri NU. Ini sebagai ajang mencari saudara,” ungkapnya.

Ada pun Wakil Katib Syuriah, KH Adib Fatoni mengatakan, lomba futsal antar santri sudah dilakukan sebanyak tiga kali. Yakni, 2016, 2017 dan 2018.

“Tahap pertama dan kedua sosialisasi, namun tahun ini peserta lebih meningkat,” tuturnya.
Selain dari kalangan santri pondok pesantren di lingkungan Kota Semarang, lomba futsal juga diikuti mahasiswa dari sejumlah kampus di Kota Semarang. Antara lain, Unnes, Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo Semarang, dan Universitas Wahid Hasyim (Unwahas). (arh)

Comments

comments