Dialog Dispora Dan KNPI Kota Semarang, Cegah Hoax Pemilu

oleh -
Dialog Dispora Dan KNPI Kota Semarang, Cegah Hoax Pemilu

SorotIndonesia.com | Semarang, – Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Kota Semarang bersama DPD KNPI Kota Semarang mengadakan dialog interaktif bertema mewujudkan Pemilu yang kondusif dan bermartabat bagi generasi muda Kota Semarang di Khrisna Room, Hotel Siliwangi, Jalan MGR. Soegijopranoto, Kota Semarang, Kamis (21/3/2019).

Dalam kesempatan tersebut, Ketua DPD KNPI Kota Semarang, Choirul Awaludin mengatakan, tugas pemuda di era milenial ini lebih banyak pada upaya menangkal hoax. “Tugas pemuda saat ini sebagai pembendung hoax, pendamai, peredam gejolak di masyarakat. Kita, pemuda, saat ini harus membendung hoax. Hoax ini tampaknya sepele, tapi dampaknya sangat luar biasa,” tandasnya.

Awaludin menambahkan, memperhatikan bahaya hoax merupakan bagian penting dari menjaga keutuhan negara. “Kita menjaga NKRI bukan untuk kepentingan siapapun, tapi untuk kepentingan bersama, seluruh rakyat Indonesia,” ucapnya.

Sementara, Kasie sumber daya pemuda IPTEK dan IMTAK DISPORA Kota Semarang, Rahmat Sutotok mengungkapkan, pihaknya selalu berusaha menggandeng KNPI dalam berbagai program kegiatan. Sebab, potensi pemuda dapat dilihat dari perhimpunan antar organisasi.

“Melihat potensi pemuda, dapat dilihat dari KNPI sebagai tempat berhimpunnya organisasi kepemudaan. Kalau KNPI bisa mengakomodir berbagai organisasi kepemudaan dengan baik, maka potensi pemuda yang ada dapat dimaksimalkan untuk bersinergi,” ungkapnya.

Hal senada dikatakan Kabid pengembangan pemuda, Dispora Kota Semarang, R. Budi Santoso bahwa kegiatan tersebut dimaksudkan untuk memaksimalkan potensi pemuda yang ada di Kota Semarang. Pemilu sebagai gelaran lima tahunan harus disikapi dengan bijaksana. Hal tersebut dapat dimulai dari elemen kepemudaan.

“Pemuda itu penerus bangsa. Karena itu, pemuda harus bijak dalam berpolitik, pemuda harus bijak dalam menyikapi kondisi seperti saat ini. Jangan hanya karena perbedaan pendapat lalu merusak kondusifitas lingkungan masyarakat,” pesannya.

Kampanye Bijak

Dalam kesempatan tersebut, Sekretaris Komisi D DPRD Kota Semarang, Rukiyanto memberikan apresiasi kepada warga Kota Semarang yang telah tertib dalam kegiatan perpajakan sehingga anggaran pendapatan Pemerintah Kota Semarang terus meningkat. “Rajin membayar pajak, rajin membayar listrik, retribusi. Dari semua itu, dikembalikan lagi ke masyarakat untuk membangun kota ini,” kata Rukiyanto.

Oleh karena itu dia meminta masyarakat untuk bijak dalam memperhatikan janji kampanye. “Jadi kalau ada yang kampanye pajak gratis terus sumber pendapatannya dari mana?” ujarnya. Lebih lanjut, dia menerangkan, kontestasi politik memang kerap menawarkan program dan janji. Hal ini harus dinilai sebagai usaha dalam memajukan masyarakat. Namun demikian, masyarakat dihimbau untuk tak terjebak dengan slogan dan janji yang tidak realistis. (arh)

Comments

comments