Demo Asik Cuci Tangan Ala PMI

oleh
pmi

Semarang – Tim PHAST PMI Jateng (Participatory Hygiene and Sanitation and Transformation) dan tim WASH PMI Kota Semarang (Water, Sanitation and Hygiene Promotion) Satuan sukarelawan yang dibentuk dan dilatih dengan maksud memberikan perubahan pengetahuan dan sikap yang berkaitan dengan sanitasi dan kebersihan diri dan masyarakat. Berbagai kegiatan dilakukan para sukarelawan dalam mempromosikan cara hidup sehat dimulai dengan cuci tangan. Selain tim phast PMI juga memiliki program bantuan dalam mendorong penataan fasilitas air dan sanitasi secara partisipatif.

Menyambut hari cuci tangan sedunia para sukarelawan hari ini (04/11) melakukan kampanye cuci tangan di Kelurahan Mangunsari Kecamatan Tugu Semarang. Para fasilitator menerangkan tentang pentingnya menjaga kebersihan diri dan lingkungan di tengah masyarakat pesisir kota semarang. Kegiatan dilanjutkan dengan turunnya para sukarelawan yang sudah terlatih tersebut dengan demonstrasi cara asik dan menarik sehingga memberikan pemahaman pada masyarakat tentang pentingnya menjaga kebersihan dan kesehatan. Sebagian dari mereka ada pula yang memperagakan cara mudah dalam mencuci tangan.

Aksi simpatik tersebut mendapat sambutan baik dan masyarakat. Tak sedikit pula yang ikut memperagakan cara cuci tangan yang tepat. Menurut salah satu anggota WASH PMI Semarang Hidayatul Mustafida aksi tersebut bukanlah yang pertama kali dilakukan oleh tim sukarelawan PMI. Sebelumnya para sukarelawan juga melakukan hal serupa di area car free day. Kreativitas yang dimiliki para sukarelawan yang terlatih tersebut selalu diwujudkan dari berbagai aksi-aksi demi kemanusiaan, “Kami (PMI) selalu peduli terhadap persoalan-persoalan kemanusiaan, kami dilatih untuk itu.” Kata perempuan yang akrab disapa Mimin tersebut. “Di dalam ruangan tadi para fasilitator sudah menjelaskan tentang pentingnya menjaga kebersihan dan kesehatan. Jadi aksi di jalan ini merupakan lanjutan dari program promosi kesehatan agar lebih bisa diterima oleh masyarakat secara luas”. Ungkapnya.

Comments

comments