Ini Hasil Olahan Limbah PT Sinar Continental Setelah Sempat Disidak Dansektor 21 Satgas Citarum

oleh
Ini Hasil Olahan Limbah PT Sinar Continental Setelah Sempat Disidak Dansektor 21 Satgas Citarum

Cimahi, sorotindonesia.com,- Dansektor 21 Satgas Citarum Kolonel Inf Yusep Sudrajat bersama Danramil 0922/Cimahi selaku Dansubsektor 21-13, Mayor Inf Mamin Masturi, beserta jajaran melaksanakan kegiatan pengecekan ke IPAL perusahaan tekstil PT Sinar Continental, Jl. Industri II, Leuwigajah, Kota Cimahi, Selasa (2/10/2018).

Pengecekan oleh Dansektor ini langsung didampingi dan dijelaskan oleh Direktur PT Sinar Continental, Andrew Wibowo dan Samuel serta beberapa orang staf manajemen. Berjalan mulai dari inlet hingga outlet IPAL (Instalasi Pengolahan Air Limbah) perusahaan yang memproduksi bahan tekstil jok interior ini.

Sebelumnya, Dansektor pernah melakukan sidak ke PT Sinar Continental pada tanggal 13 Agustus 2018 lalu. Sidak (inspeksi mendadak) ini berdasarkan adanya temuan hasil olahan limbah yang kurang maksimal. Penyebab diantaranya yang dijadikan alasan oleh pihak manajemen adalah chemical treatment dan fasilitas filter IPAL yang belum optimal.

Namun saat pengecekan ulang hari ini, tampak ada beberapa fasilitas IPAL yang telah dibenahi dan diperbaharui. Disamping itu sudah ada kolam ikan sebagai parameter indikator yang diharapkan oleh Satgas di outlet IPAL yang berisi ikan mas dan koi. Disamping itu, air yang dihasilkan dari pengolahan limbah warnanya sudah jernih.

“Kita datang lagi ke PT Sinar Continental yang beberapa waktu lalu kita kunjungi, memang saat itu belum maksimal. Jadi, kita beri waktu untuk mengoptimalkan IPAL-nya, sekarang hasilnya sangat luar biasa, bening. Dan ini (hasil olahan limbah) aman, karena tadi kita semua lihat bahwa ikan koi dan ikan mas hidup dengan baik di kolam indikator. Selanjutnya, Sinar Continental ini bukan saja membenahi treatment-nya saja, tapi kita lihat banyak perlengkapan atau alat-alat yang baru. Sehingga pasti memerlukan cost lagi, oleh karena itu saya ucakan terima kasih kepada manajemen untuk upaya membantu Satgas Citarum Harum untuk mengembalikan secepatnya ekosistem khususnya di DAS Citarum,” jelas Dansektor menyampaikan tujuan sidaknya.

Dilanjutkan oleh Yusep, “Saya berharap semua perusahaan industri yang ada di Sektor 21 dan umumnya di Jawa Barat ini segera berbenah dan ada progress. Karena memang pesta selama sepuluh, dua puluh tahun kebelakang kita tinggal saja. Kini kita kembalikan ekosistem di DAS Citarum sesuai Perpres No. 15 tahun 2018, sehingga masyarakat bisa menikmati air di Sungai Citarum nantinya yang sudah bersih,” harapnya.

Untuk menjaga kondisi air sungai agar bebas dari limbah yang dibuang oleh pihak yang tidak bertanggungjawab, diingatkan oleh Dansektor, pihaknya akan tetap mengawasi. “Kita tetap akan patroli setiap hari, dan juga sekarang masyarakat sudah partisipatif, nomor telepon saya sudah diketahui masyarakat, dan masyarakat melaporkan jika ditemukan pabrik yang masih membuang limbah kotor ke luar lingkungan pabrik,” tegas Yusep.

Pada kesempatan yang sama, Direktur PT Sinar Continental, Andrew, menjelaskan kepada wartawan langkah yang dilakukan pihaknya terkait dengan pembenahan IPAL, “Terima kasih atas pembinaan yang dilakukan oleh Pak Yusep Dansektor 21 Satgas Citarum Harum ini, kami dari Sinar Continental serius dalam mengelola IPAL karena kami bagian dari masyarakat Jawa Barat. Jadi, kami mengusahakan yang terbaik untuk hasil olahan limbah ini bisa keluar dengan kondisi sudah bersih. Bapak dan Ibu sudah lihat, seminggu dua minggu ini kami sudah upgrade, banyak sekali alat-alat baru disini,” jelas Andrew mengawali, sambil menunjuk bak dan tangki filter yang masih baru.

Ditanya investasi yang sudah dikeluarkan untuk pembenahan IPAL, dijawab oleh Andrew, “Kira-kira satu milyar lebih,” ungkapnya. “Meski demikian belum bisa dikatakan tuntas, masih ada yang perlu ditambah. Karena untuk mempertahankan kualitas hasil olahan limbah ini kami akan lakukan yang terbaik sesuai baku mutu dan arahan Dansektor,” ucap Andrew.

“Kita punya konsultan untuk bisa mencapai sesuai yang diinginkan. Secara kimia maupun fisika, mesin-mesin yang kita punya dilakukan perbaikan dan penambahan agar hasilnya lebih optimal, baik secara jenis maupun dosis. Kita banyak cari informasi. Nah, ini yang menjadi tantangan konsistensi  dan prosesnya. Ini hasilnya sudah memuaskan bagi kami,” pungkas Andrew.

Seusai pengecekan di IPAL PT Sinar Continental, selanjutnya kegiatan berlanjut ke ruang kantor untuk pembuatan surat pernyataan komitmen oleh pihak manajemen perusahaan.

“Kita buat komitmen agar perusahaan tetap mengeluarkan hasil olahan limbahnya selalu seperti saat ini,” pinta Dansektor Kolonel Inf Yusep Sudrajat. Dikatakan lagi oleh Yusep, “Saya ingatkan lagi untuk pabrik-pabrik di Cimahi dan di tempat lain untuk mengelola IPAL-nya dengan baik. Karena sudah banyak yang bisa mengolahnya dengan baik, asal ada kemauan dari pemilik pabrik,” pesan Kolonel Inf Yusep. [St]

Surat pernyataan komitmen yang dibuat oleh Andrew Wibowo selaku Direktur PT Sinar Continental kepada Dansektor 21 Satgas Citarum Harum Kolonel Inf Yusep Sudrajat
Surat pernyataan komitmen yang dibuat oleh Andrew Wibowo selaku Direktur PT Sinar Continental kepada Dansektor 21 Satgas Citarum Harum Kolonel Inf Yusep Sudrajat. Selasa (2/10/2018).

Comments

comments