Dansektor 21 Paparkan Program Citarum Harum Pada Mahasiswa KKN Sisdamas UIN Sunan Gunung Jati Bandung

oleh
Dansektor 21 Papaparkan Program Citarum Harum Pada Mahasiswa KKN Sisdamas UIN Sunan Gunung Jati Bandung

SOROTINDONESIA.COM, Bandung,- Dansektor 21 Satgas Citarum Kolonel Inf Yusep Sudrajat menyampaikan sosialisasi dan pembekalan Program Citarum Harum pada 5.000 mahasiswa yang akan ikut dalam program Kuliah Kerja Nyata Berbasis Pemberdayaan Masyarakat (KKN Sisdamas) Universitas Islam Negeri Sunan Gunung Jati (UIN SGJ) tahun akademik 2018/2019, Kamis (19/7/2018).

Disampaikan oleh Dansektor jebolan Akabri (Akmil) tahun 1988 ini, Program Citarum Harum kini sudah berjalan dan diterima positif oleh seluruh kalangan masyarakat, dan kini masuk dikalangan perguruan tinggi dengan adanya KKN Tematik. “Faktanya Sungai Citarum menurut survei pernah menyandang predikat salasatu sungai terkotor di dunia. Oleh sebab itu, pemerintah mencanangkan program Citarum Harum untuk secepatnya me-revitalisasi Sungai Citarum yang merupakan sumber kehidupan bagi 27 juta warga masyarakat di Jawa Barat dan DKI Jakarta,” ungkap Dansektor.

Dalam kesempatan itu Dansektor 21 menjelaskan bahwa Satgas yang bertugas revitalisasi Sungai Citarum disepanjang 269 Km, dibagi menjadi 23 sektor yang dipimpin oleh Dansektor. TNI AD dalam hal ini Pangdam Siliwangi bertugas sebagai Wadan Satgas bidang pengendalian Ekosistem.

Identifikasi permasalahan di Sungai Citarum ini, menurut Dansektor 21, antara lain adalah keberadaan lahan dan tanaman keras di hulu Sungai Citarum, sampah permukaan yang berasal dari sampah rumah tangga, sampah domestik, kotoran hewan dan juga manusia, serta limbah industri.

“Perlu diketahui, sebelum ada program revitalisasi Citarum Harum, sudah ada program Citarum lainnya yang telah menghabiskan dana hingga puluhan trilyun rupiah yang digelontorkan oleh pemerintah, namun hasilnya tidak optimal, karena kerusakan ekosistem di Sungai Citarum kondisinya memprihatinkan,” ungkap Yusep.

Untuk skala terukur lagi, lanjut Yusep, Sektor 21 Satgas Citarum yang membawahi wilayah kerja di Kabupaten Bandung (kecuali Majalaya) dan Kota Cimahi, dibagi menjadi 15 Sub Sektor, diantaranya Sub Sektor Citarik, Ciledug, Cidurian, Cipamokolan, Cikapundung, Citepus, serta Cisangkuy dengan perkuatan dari TNI sebanyak 200 personel.

“Kami memberikan apresiasi kepada warga masyarakat yang turut membantu didalam program ini, yang jumlahnya semakin hari semakin bertambah, terlebih sekarang ada mahasiswa yang kini ikut terjun dan berperan,” kata Yusep.

Dalam kesempatan tersebut, dipaparkan pula rencana giat yang telah dilaksanakan oleh Sektor 21 dengan semboyan Lebih Baik Pulang Nama daripada Gagal dalam Tugas. “Sekarang tugas sebenarnya adalah bertempur melawan limbah dan sampah,” tegas Yusep.

“Diharapkan dengan adanya kerjasama antara civitas akademika terutama mahasiswa UIN SGJ yang akan KKN dengan melakukan terjun langsung kemasyarakat dapat sinergis dan saling bahu membahu dalam mewujudkan Citarum Harum untuk Indonesia Emas 2045,” ujar Yusep yang langsung disambut aplaus tepuk tangan dari peserta pembekalan KKN. [Tyo/St]

Dansektor 21 Satgas Citarum Kolonel Inf Yusep Sudrajat memaparkan materi program Citarum Harum kepada 5.000 mahasiswa peserta pembekalan KKN Sisdamas UIN SGJ, Bandung, Kamis (19/7/2018).
Dansektor 21 Satgas Citarum Kolonel Inf Yusep Sudrajat memaparkan materi program Citarum Harum kepada 5.000 mahasiswa peserta pembekalan KKN Sisdamas UIN SGJ, Bandung, Kamis (19/7/2018).

Comments

comments