Danrindam III/Siliwangi Tutup Latihan Yudha Wastu Pramuka Dan Penyematan Baret Infanteri

oleh
Danrindam III/Siliwangi Tutup Latihan Yudha Wastu Pramuka Dan Penyematan Baret Infanteri
[Foto : Dok. Istimewa]

Pandeglang,- Danrindam III/Siliwangi Kolonel Inf Indarto Kusnohadi didampingi Dandodiklatpur Rindam III/Siliwangi Letkol Inf Herry Indriyanto menutup latihan Yudha Wastu Pramuka Siswa Pendidikan Kejuruan Tamtama Infanteri Gelombang I tahun 2018 di Pantai Tegal Papak, Pandeglang, Jumat (23/11/2018).

Pendidikan Kejuruan Tamtama Infanteri Gelombang I ini diikuti oleh 138 siswa dan dinyatakan sah menyandang kualifikasi sebagai Prajurit Infanteri.

Prajurit Infanteri TNI AD mempunyai semboyan “Yudha Wastu Pramuka” yang mengandung arti sebagai pelaksana pertempuran terdepan dan menjadi penentu kemenangan dalam pertempuran di darat, dengan tugas pokok melaksanakan pertempuran jarak dekat didarat, mencari, mendekati dan menghancurkan musuh, merebut serta mempertahankan medan.

Danpusgiat Infanteri Mayjen TNI Tri Soewandono pada sambutannya yang dibacakan Danrindam III/Siliwangi Kolonel Inf Indarto Kusnohadi menyampaikan, “Kegiatan ini memiliki makna agar jiwa korsa dan semangat kebersamaan diantara sesama warga Korps Infanteri tetap terjaga serta sebagai wujud kebanggan Korps kepada generasi penerus Infanteri.

“Latihan ini sendiri berlangsung selama 24 hari yang meliputi tahap latihan hutan dan gunung di wilayah Ciuyah, Lebak”, jelasnya.

Kemudian disampaikan, “Kegiatan dilanjutkan longmarch sejauh 170 Km yang melintasi Kabupaten Lebak hingga finish di Tanjung Lesung, Kabupaten Pandeglang “, jelasnya.

“Tidak berhenti ditahap ini, latihan masih dilanjutkan ke tahap berikutnya, yaitu tahapan rawa laut dan pantai dengan diakhiri renang bebas sejauh 1 Km,” tambahnya.

Tampak hadir pada acara pembaretan dan penyematan baret Infanteri diantaranya, Dansecaba Rindam III/Siliwangi, para Kabag, Dantim jajaran Rindam III/Siliwangi, Ketua Persit Cabang 10 Rindam III/Siliwangi dan tamu undangan lainnya. [*]

(Pendam III/Siliwangi).

Comments

comments