Bom Meledak di Barawaja, 2 Korban Dilarikan ke Rumah Sakit

Bom Meledak di Barawaja, 2 Korban Dilarikan ke Rumah Sakit

Sebuah bom meledak di kos-kosan Jalan Barawaja II, Kelurahan Tammua, Makassar, Selasa (17/5/2016) sekitar pukul 20.10 Wita  di lokasi, bom meledak di lantai 3 kos-kosan elite tersebut. Belum diketahui pasti pemicu dari bom tersebut meledak. Pun jenis bomnya.
korban bom makassar

SII.Makassar–Informasi yang dihimpun Rakyatku.com, ledakan tersebut memakan dua korban laki-laki. Korban saat ini dilarikan ke RS Ibnu Sina. Sementara itu di lokasi kejadian, anggota kepolisian dari Polsek Tamalate, Polsek Panakkukang dan Tim Gegana Brimob Polda Sulselbar dan Damkar Makassar, sudah berada di lokasi kejadian.

Bom Meledak, Pemilik Kos di Barawaja Terancam Jadi Tersangka

Pasca meledaknya bom ikan di sebuah kos-kosan di Jalan Barawaja, Makassar. Penyidik Polrestabes Makassar kini mengisyaratkan pemilik kos tersebut menjadi tersangka dalam kasus itu.

Hal itu disampaikan Kabid Humas Polda Sulselbar Kombes Pol Frans Barung Mangera. Ia mengatakan, beberapa saksi yang telah diperiksa sempat melihat pemilik kos berinisial AM mendatangi lokasi kejadian sesaat setelah ada ledakan. Namun, setelah mendatangi ruangan di lantai tiga, ia kemudian menghilang.

“Ada saksi yang melihat dia datang kemudian menghilang. Dari situ, kuat dugaan pemilik kos terlibat,” terang dia.

Sementara itu, Wakasat Reskrim Polrestabes Makassar, Kompol Tri Hambodo mengatakan, untuk dugaan keterlibatan pemilik kos di Barawaja itu pihaknya enggan berspekulasi terlalu jauh. Pasalnya, ia kini masih menunggu hasil pemeriksaan dari pihak Laboratorium Forensik Polri Cabang Makassar.

“Hasil Labfor kami tunggu terlebih dahulu, kalau untuk pemilik kos bisa saja mengarah kesana. Tapi kami juga tidak mau gegabah,” terang mantan Kapolsek Panakkukang itu.

img_660_442_Bom_Barawaja_bom1

Sebelum Ledakan di Barawaja, 2 Korban Sedang Rakit Bom

arun (22) dan Acong (26) yang menjadi korban ledakan di indekos di Jl Barawaja II dipastikan sedang merakit bom ikan sebelum ledakan terjadi, Selasa (17/5/2016), sekira pukul 20.10 Wita.

“Keduanya ini memang sedang merakit bom ikan. Nah, saat itu keduanya salah memasukan kombinasi yang mengakibatkan ledakan besar,” kata Kabid Humas Polda Sulselbar, Kombes Pol Frans Barung Mangera.

Hal itu diperkuat luka yang dialami korban.

“Jadi ledakan ini tidak diharapkan. Kalau yang direncanakan, misalnya membuat bom ikan di tengah laut. Bisa lihat kondisi korban dari kepala hingga kaki sisi depan luka-luka,” jelasnya.

Sebelum Ledakan di Barawaja, 2 Korban Sedang Rakit Bom

Polisi Amankan Lokasi Ledakan Bom di Jl Barawaja

 

Polisi mengamankan barang bukti pasca ledakan di indekos tiga lantai Jl. Barawaja Selasa 17/5/2016

Baca:   Buntut Hinaan Terhadap KH. Makruf Amin GNPF-MUI Kecam Keras Ahok

Polisi Amankan Lokasi Ledakan Bom di Jl Barawaja

 

Pemilik Indekos Lokasi Ledakan Bom Barawaja Rupanya Pengusaha Ikan

Polda Sulselbar menyelidiki pemilik indekos di Jl Barawaja II, lokasi ledakan bom ikan, Selasa (17/5/2016). Dia adalah Abdul Malik yang diketahui berprofesi sebagai pengusaha ikan.

Malik akan diperiksa terkait ledakan yang mengakibatkan dua korban itu. “Karena saat polisi tiba tadi, dia tidak ada di lokasi ledakan,” kata Kabid Humas Polda Sulselbar, Kombes Pol Frans Barung Mangera.

Dia menjelaskan ada dua kemungkinan absennya Malik saat polisi tiba di tempatnya. Pertama, Malik mengetahui tindak pidana rakitan bahan peledak tapi dibiarkan. “Kedua, dia pemilik bahan ledakan tersebut,” jelasnya.

Polisi sudah menggeledah indekos milik Abdul Malik. Dari penggeledahan itu, polisi menemukan satu bom lainnya dan delapan bahan peledak.

“Dua sudah terisi dan enamnya masih kosong,” kata dia.

Pasca meledaknya bom ikan di sebuah kos-kosan di Jalan Barawaja, Makassar. Penyidik Polrestabes Makassar kini mengisyaratkan pemilik kos tersebut menjadi tersangka dalam kasus itu.

Hal itu disampaikan Kabid Humas Polda Sulselbar Kombes Pol Frans Barung Mangera. Ia mengatakan, beberapa saksi yang telah diperiksa sempat melihat pemilik kos berinisial AM mendatangi lokasi kejadian sesaat setelah ada ledakan. Namun, setelah mendatangi ruangan di lantai tiga, ia kemudian menghilang.

“Ada saksi yang melihat dia datang kemudian menghilang. Dari situ, kuat dugaan pemilik kos terlibat,” terang dia.

Sementara itu, Wakasat Reskrim Polrestabes Makassar, Kompol Tri Hambodo mengatakan, untuk dugaan keterlibatan pemilik kos di Barawaja itu pihaknya enggan berspekulasi terlalu jauh. Pasalnya, ia kini masih menunggu hasil pemeriksaan dari pihak Laboratorium Forensik Polri Cabang Makassar.

“Hasil Labfor kami tunggu terlebih dahulu, kalau untuk pemilik kos bisa saja mengarah kesana. Tapi kami juga tidak mau gegabah,” terang mantan Kapolsek Panakkukang itu.

Ia menambahkan, hingga saat ini penyidik sudah memeriksa 6 orang saksi. Penanganannya, lanjut Tri, akan dilakukan sesuai prosedur dan masih menunggu hasil pemeriksaan Labfor Mabes Polri Cabang Makassar.

“Korban belum dimintai keterangan karena masih dirawat,” kata Tri.

Sebelumnya, sebuah bom meledak di kos-kosan Jalan Barawaja II, Kelurahan Tammua, Makassar, Selasa (17/5/2016). Pantauan Rakyatku.com di lokasi, bom meledak di lantai 3 kos-kosan elite tersebut. Belum diketahui pasti pemicu dari bom tersebut meledak. Pun jenis bomnya.

Rakyatku.com

Comments

comments

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.