Baru Ikut Nyolong Kabel Tembaga, Pemuda Nanggung Ini Ketangkap Basah

oleh -
Baru Ikut Nyolong Kabel Tembaga, YM Ketangkap Basah
TERTANGKAP : YH (17) terduga pelaku pencurian kabel tembaga milik PT LBP yang berhasil diamankan.

PURUK CAHU, – Gagal total, aksi nekat YH (17) seorang siswa salah satu sekolah menengah atas yang menurut pengakuannya baru pertama kali ikut mencuri kabel tembaga di sebuah Basecamp Aspal, Mixing, Plan (AMP) milik PT Liman Bangun Perkasa (LBP) yang berada di wilayah Desa Tahujan Ontu, Kecamatan Tanah Siang Selatan, Minggu (9/6/2019) yang lalu.

Kapolres Mura AKBP Esa Estu Utama, S.IK., melalui Kapolsek Tanah Siang Ipda Dik Supriyo membenarkan kejadian tindak pencurian ini, dan pihaknya saat ini masih memeriksa secara intensif YH salah satu terduga pelaku yang berhasil tertangkap setelah mencoba melarikan diri dari kejaran penjaga basecamp.

“YH saat ini masih kita periksa dan terduga pelaku ini merupakan salah satu dari tiga orang kawanan pencuri kabel tembaga milik PT LBP yang berhasil diamankan oleh petugas jaga basecamp PT LBP,” kata Kapolsek Tanah Siang ini kepada SI, Selasa (11/6/2019). Sedangkan kedua rekan YH saat ini berstatus buron.

Kejadian tindak pencurian kabel tembaga ini terjadi pada hari, Minggu (9/6/2019), sekitar pukul 20.00 Wib. Dari pengakuan Laisnu (52) salah satu saksi yang merupakan penjaga malam basecamp menjelaskan bahwa aksi ketiga kawanan pencuri ini diketahuinya saat melakukan patroli rutin keliling sekitar camp.

“Saya curiga malam itu waktu saya lihat ke sekitar area belakang camp ada beberapa cahaya lampu senter, saya coba dekati ternyata ada tiga orang kawanan pencuri kabel tembaga yang saat itu berhasil membawa sekitar 300 meter kabel tembaga kami,” jelas Laisnu.

Saat itu saksi melihat ketiga pencuri ini sedang berusaha mengoyak bungkus kabel tembaga ini dengan tiga bilah parang. “Saya tidak langsung mau maju, karena mereka memiliki senjata. Saya lihat ada parang, belati dan senapan angin, jadi saya coba hubungi penjaga lainnya,” tambahnya lagi.

Saat akan diamankan, 2 pelaku lainnya berhasil kabur, dan pihaknya hanya mampu menangkap dan mengamankan YH saat ingin kabur.

Akibat aksi yang ternyata sudah pernah dilakukan oleh kawanan maling ini, pihak PT LBP mengalami kerugian sebesar Rp 150 juta rupiah. Saat ini terduga pelaku dan beberapa barang bukti seperti badik, tas pinggang milik YH serta kabel tembaga hasil pencurian ini diamankan di Mapolsek Saripoi untuk dilakukan pengembangan lebih lanjut. (ian)

Comments

comments