Balai Diklat Keagamaan Semarang Adakan Diklat Untuk Tingkatkan Kompetensi Guru LP Ma’arif NU

oleh

SEMARANG – Lembaga Pendidikan (LP) Ma’arif NU Kota Semarang memahami pentingnya pendidikan yang berkualitas, dan untuk mewujudkan hal tersebut, Diklat (pendidikan dan latihan) peningkatan kompetensi dalam pengajaran kurikulum 2013 edisi revisi 2017 dilaksanakan dengan cara bekerjasama (MoU) dengan Kelompok Kerja Madrasah (KKM) MTSN 2 Semarang dan Balai Diklat Keagamaan Semarang.

Diklat ini direncanakan hingga hari, Jumat (22/12/2017), dilaksanakan di Balai Diklat Keagamaan Semarang, Jl Temugiring Banyumanik, Semarang.

Diklat peningkatan kompetensi kurikulum 2013 edisi revisi 2017 bagi guru MTs Ma’arif NU Kota Semarang, diikuti oleh 170 guru dari semua mata pelajaran.

Ketua LP Ma’arif NU Kota Semarang, Asikin Khusnan berharap, agar guru-guru MTs Ma’arif NU proaktif dan serius dalam menyerap informasi, pengetahuan dan ketrampilan terkait implementasi kurikulum 2013 ini.

“Saya berharap dengan adanya pelatihan ini, semua guru MTs yang berada di bawah naungan LP Ma’arif NU Semarang bisa pro-aktif dan peka terhadap perubahan yang ada,” kata Asikin.

Dijelaskannya lebih lanjut, “Secara jelasnya hasil dari pelatihan ini semua guru dapat menyerap informasi, pengetahuan dan keterampilan yang diberikan untuk meningkatkan mutu pendidikan. Khususnya mendidik para penerus NU dan bangsa.

Secara aplikatif, kata Khusnan, nantinya harus muncul inovasi dalam perencanaan dan pembelajaran, sehingga penilaian di madrasah masing-masing akan mengalami perbaikan seperti yang diharapkan. “Semoga MTs Ma’arif NU Kota Semarang meraih mutu, kemajuan, dan prestasi yang lebih baik dari sebelumnya,” pungkasnya.

Kepala Balai Diklat Keagamaan Semarang, Syari’in mengatakan bahwa Balai Diklat Keagamaan menyambut baik kerjasama dari LP Ma’arif NU Kota Semarang dan KKM MTs N-2, “Kami berterima kasih kepada LP Ma’arif NU Semarang yang mengajak bekerjasama untuk mendidik dan melatih guru madrasah. Kami ucapkan welcome dan Balai diklat sudah berusaha menyediakan widyaiswara yang kredibel, kompeten, dan terlatih, serta tempat yang representatif,” Kata Syari’in dalam sambutannya.

Hal senada diungkapkan oleh Ketua KKM MTS N- 2, Junaidi, ia merasa senang dan menerima secara terbuka ajakan Kerjasama tersebut.
“Kami merasa senang, dan secara terbuka menerima tawaran kerjasama antara Balai Diklat Keagamaan Semarang, dengan MKK MTs N-2 dan LP Ma’arif NU Kota Semarang. Ini merupakan ikhtiar yang baik dan terobosan yang tergolong baru untuk mewujudkan pendidikan MTs di Kota Semarang agar memiliki kualitas yang terjamin, maju dan berdaya saing tinggi,” terang Junaidi.

Sementara itu, Ketua Musyawarah Kerja Kepala (MKK) MTs Ma’arif NU Kota Semarang, Samsuddin yang didaulat sebagai ketua panitia melaporkan bahwa materi diklat meliputi kebijakan pemerintah dan kompetensi kurikulum 2013 edisi revisi 2017, dengan pendekatan diklat dalam bentuk presentasi, praktik, tugas kelompok, dan tugas mandiri. [Rifqi]

Comments

comments