Badan Geologi Sosialisasi Aplikasi MAGMA Indonesia

oleh

BANDUNG – Badan Geologi melalui Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) sejak tahun 2015 telah berhasil menciptakan MAGMA INDONESIA, sebuah aplikasi untuk meningkatkan mitigasi kebencanaan geologi.

MAGMA (Multiplatform Application for Geoharzard Mitigation and Assessment) yang menggunakan teknologi berbasis open-source merupakan produk yang berisikan informasi dan rekomendasi kebencanaan geologi terintegrasi (gunung api, gempa bumi, tsunami, dan gerakan tanah) yang disajikan kepada masyarakat secara kuasi-realtime dan interaktif. MAGMA INDONESIA meski usianya masih relatif dini telah mendapat pengakuan dalam dan luar negeri serta meraih beberapa prestasi nasional.

Pada tahun 2016 MAGMA meraih peringkat satu Innovation Award tingkat Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (KESDM) ESDM.

Selanjutnya pada tahun 2017 MAGMA berhasil masuk 40 terbaik dan terpilih masuk 20 inovasi terbaik Pelayanan publik 2014-2017 untuk mengikuti Inovasi Pelayanan Publik Internasional November 2017 di Paris.

Untuk menyebarluaskan informasi aplikasi MAGMA kepada masyarakat telah dilakukan melalui berbagai media termasuk acara sosialisasi di Auditorium Geologi Bandung pada hari, Kamis (14/09/2017) ini.

Dalam sosialisasi ini menampilkan tiga pembicara (Devy Kamil Syahbana, Martanto, dan Syarif Abdul Manaf) dari PVMBG serta mengundang media cetak dan elektronik.

Dengan tersosialisasinya aplikasi MAGMA kepada media diharapkan akan lebih tersebar luas kepada masyarakat dan para pemangku kepentingan. Selanjutnya masyarakat dapat memanfaatkan aplikasi MAGMA dan Badan Geologi sebagai penyedia aplikasi dapat mengetahui masukan dalam rangka pengembangan aplikasi MAGMA. Pembangunan aplikasi magma ini mendapat dukungan penuh dari pemerintah melalui Kementerian ESDM.

Kepedulian pemerintah sangat terasa setelah terjadinya gempa bumi dan tsunami Aceh Desember 2006, pemerintah mengeluarkan Undang-Undang Penanggulangan Kebencanaan Nomor 24 Tahun 2007. Salah satu pasalnya menyebutkan kewajiban Pemerintah dalam memberikan informasi kebencanaan kepada masyarakat baik melalui kegiatan sosialisasi langsung, penyadaran maupun peningkatan kemampuan menghadapi ancaman bencana.

Aplikasi MAGMA INDONESIA merupakan aplikasi pertama di dunia tentang informasi kebencanaan geologi dan menjadi sala satu kebanggaan bangsa Indonesia. Aplikasi ini dapat diakses melalui situs web https://magma.vsi.esdm.go.id atau diunduh di Google Play Store. https://play.google.com/store/apps/details?id=com.magma.pvmbg.magmaindonesia.

Kepala Badan Geologi KESDM melalui Kepala Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi, Kasbani, pada kesempatan tersebut menjelaskan bahwa tujuan sosialisasi yang dilakukan adalah untuk memperkenalkan aplikasi yang telah dikembangkan secara mandiri oleh staf dilingkungan Badan Geologi tanpa menggunakan APBN khusus, untuk mampu menjawab lambatnya diseminasi kebencanaan.

“Saya memberikan apresiasi kepada BNPB yang secara konsisten mengurangi resiko kebencanaan, yaitu mitigasi bencana di Indonesia seperti gunungapi, gerakan tanah, gempa bumi dan tsunami,” Ujar Kasbani diawal sambutannya.

Dijelaskan oleh Kasbani bahwa prakiraan bencana bisa dilihat di aplikasi MAGMA, “Negara kita berdampingan dengan bencana, jadi informasi kebencanaan harus cepat informasinya disampaikan kepada stakeholders, masyarakat, dan lain-lain. Untuk meminimalisir jatuhnya korban,” jelasnya. 

Ditambahkan oleh Devy Kamil Syahbana, developer Magma Indonesia, pihaknya ingin memberikan informasi yang akurat kepada masyarakat. “Jangan sampai masyarakat menerima informasi yang tidak tepat dari sumber yang tidak jelas tentang kebencanaan,” terang Devy. (*)

Jajaran Badan Geologi PVBMG yang membangun aplikasi MAGMA Indonesia

Comments

comments