Akhiri Tahun 2017, IMB Gelar Kejuaraan Road Race

oleh

Banjar, ( SI ) – Mengakhiri tahun 2017, Ikatan Motor Banjar menggelar kejuaraan Road Race, kejuaraan tersebut diikuti para peserta dari Kabupaten/Kota se-Jawa Barat, kejuaraan Road Race tersebut digelar selama dua hari dari tanggal 30 Desember dan 31 Desember 2017, di arena Sport Center Langensari Kota Banjar.

Ketua Ikatan Motor Banjar ( IMB ) Soedrajat Argadireja saat ditemui awak media di arena pertandingan mengatakan, tadi ada dua kelas yang kita batalkan, karena tidak memenuhi kuota yang ada, pasalnya kalau satu kelas itu minimal ada 5 pembalap, ada satu kelas perempuan itu ada hanya 3 pembalap, jadi kita batalkan sesuai regulasi dari IMI, katanya.

“Hanya dengan berbagai pertimbangan baik itu dari sisi keamanan kemudian juga dari sisi operasional lainnya, kita belum siap, mungkin next time kita pasti melakukannya, terus terang saja dari pihak pengamanan mereka merasa sedikit keberatan, kaitannya ini malam tahun baru, yang anggotanya terbatas dimana Banjar itu seperti yang kita tahu sebagai daerah transit untuk ke Pangandaran dan Jawa Tengah, jadi tentunya perlu penyebaran pengamanan, tambah Soedrajat.

Lebih lanjut Soedrajat menjelaskan, yang ini jelas bukan sirkuit road race, tapi kita memanfaatkan bagaimana caranya mengoptimalkan potensi yang ada di Kota Banjar ini, menjadi sebuah sarana atau fasilitas yang bisa dipakai untuk komunitas otomotif, jelas ini bukan sebuah sirkuit permanen yang layak untuk sebuah kejuaraan resmi, karena kita tahu lebar lintasan kemudian juga jarak dengan trotoar dan sebagainya, Itu ada standarnya, jelasnya.

Lanjut Soedrajat, kami dari kalangan otomotif tentunya temen-temen dari balap motor berkeinginan untuk pembangunan sebuah sirkuit permanen, itu bukan hal yang mudah dan perlu budget yang besar, dan kita juga tahu bahwa komunitas olahraga di Banjar itu bukan cuman balap motor yang lainnya juga mungkin perlu dikembangkan, terangnya.

“selama balap motor masih diakomodir lewat sirkuit non permanen, kita nggak jadi masalah, kita tahu sirkuit permanen itu sangat mahal terutama maintenancenya, pemeliharaannya” . terangnya lagi.

“Kita tahu bahwa di dunia balap motor kita sering adakan yang tentunya kita tiap tahun adakan Banjar Otomotif Party ( BOP ), lomba modif “, tambahnya.

Soedrajat berharap, bahwa muncul potensi-potensi pembalap yang profesional, yang memang selama ini kita tahu, di lingkungan Sport Center tiap minggu sore diadakan latihan, kalau mereka cuman latihan latihan latihan terus, jenuh, perlu sebuah sarana untuk meningkatkan prestasinya, yaitu lewat kejuaraan resmi mudah-mudahan Terangkat, kita bisa melihat dari beberapa sekolah balap yang mulai diterjunkan, pembalap – pembalap pemula bahkan ada yang anak-anak kecil, harapnya. ( Herman )

Comments

comments