Kentongan Berbunyi, Jabar Siap Siaga Jaga NKRI!

oleh

BANDUNG, Kentongan bambu berkumandang di setiap sudut lapangan Mapolda Jabar Jl. Sukarno Hatta Kota Bandung, Selasa (23/5) siang.

Bunyi kentongan ini sebagai tanda masyarakat Jawa Barat siap siaga menjaga Pancasila, UUD ’45, Bhineka Tunggal Ika dan NKRI yang diucapkan dalam deklarasi apel kebangsaan masyarakat Jabar yang digelar di lapangan Mapolda.

Pada kesempatan apel itu, Gubernur Jabar Ahmad Heryawan, Ketua DPRD Jabar Ineu Purwadewi, Pangdam III/Siliwangi Mayjen TNI M Herindra, Kapolda Jabar Irjen Pol. Anton Charliyan, dan Kajati Jawa Barat Setia Untung Arimuladi menyatakan pernyataan yang senada, “Pancasila sudah final,” ucap mereka pada sambutannya masing-masing.

Apel kebangsaan yang dihadiri oleh sekitar 10 ribuan elemen masyarakat yang berasal dari tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh adat, budayawan, LSM, Ormas, santri, komunitas otomotif dan elemen masyarakat lainnya ini menyatakan sikap dan komitmen yang sama, yakni bela Pancasila dan NKRI tetap jaya.

“Di Jawa Barat kita harus menjadi pelopor dan garda terdepan untuk menjaga kebangsaan ini. Dan dibuktikan pada hari ini kekompakan seluruh elemen masyarakat bersama pemerintah yang menginginkan bahwa bangsa ini tetap bersatu tidak terpecah belah dan bagaimana ideologi bangsa ini harus dijaga oleh kita semua,” ujar Ketua DPRD Jabar Ineu Purwadewi pada kesempatan wawancaranya dengan wartawan.

Pada wartawan terkait dengan gelaran apel kebangsaan ini, Kapolda Jabar Irjen Pol. Anton Charliyan menjelaskan, “Untuk menguatkan kembali komitmen kita terhadap 4 pilar kebangsaan, ketika berbicara ideologi kita hanya punya satu yaitu Pancasila, tidak ada yang lain,” tegas Kapolda.

Ia melanjutkan, “Kita (Indonesia) berbeda suku dan agama, tetapi tentang ideologi hanya satu. Apalagi menjelang bulan Ramadhan ini, kita ambil hikmah Ramadhan mudah-mudahan dengan adanya komitment kita bersama ini kita bisa menyatukan kembali tekad kita tentang keIndonesiaan dan Jabar tetap kondusif. Justru dari Jabar inilah komitmen untuk menguatkan Pancasila ini kita mulai. Bahwa pemuda masyarakat Jawa Barat akan selalu menjadi pelopor membela Pancasila,” pungkasnya.

Deklarasi yang dibacakan oleh perwakilan dari elemen masyarakat itu berisikan 4 butir pernyataan, yang berisi;

Kami warga masyarakat Jawa Barat dengan ini menyatakan,
1. Siap menjaga dan memelihara nilai-nilai perjuangan yang dilandasi kebhinekaan,
2. Siap membangun semangat persatuan dan kesatuan dengan menghormati keberagaman yang ada di masyarakat demi menjaga dan mempertahankan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI),
3. Warga masyarakat Jawa Barat siap melawan segala bentuk provokasi, radikalisme, intoleransi, yang berusaha untuk memecah belah persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia,
4. Bersama TNI dan Polri, kami membulatkan tekad untuk tetap mempertahankan dan mengamalkan nilai-nilai Pancasila sebagai satu-satunya ideologi negara demi memperjuangkan kebenaran dan keadilan serta tetap terjaga keutuhan NKRI.

Ikut hadir pada kegiatan tersebut, Sukmawati Sukarnoputri, H Umuh Muchtar, FKUB Jabar Ki Agus Mubarok, para tokoh, para ketua organisasi kepemudaan dan kemasyarakatan serta undangan. (St)

Comments

comments