Silaturahmi Antar Perguruan Gelar “Pasanggiri Seni Ibing Pencak Silat”

Pasanggiri Seni Ibing Pencak Silat

TASIKMALAYA,  Menjalin silaturahmi dan melestarikan budaya khususnya seni Ibing Pencak Silat. Perguruan Pencak Silat menggelar “Pasanggiri Seni Ibing Pencak Silat se-Kabupaten/Kota Tasikmalaya dengan “Kang Uu Kanggo Gubernur Jabar” bertempat di Gor Sukapura Dadaha, mulai dari Tanggal 11-14 2017.

Bupati Tasikmalaya yang di temui Sorot Indonesia, usai membuka acara Pasanggiri Seni Ibing Pencak Silat mengatakan “Acara tersebut yang pertama untuk Saling silarurahmi antar Paguron. Kedua untuk adanya evaluasi para paguron dari berbagai paguron, sejauh mana anak didiknya, menang apa tidak, kalau kalah ditingkatkan, kalau menang dipertahankan, dan yang ketiga sebagai Arena hiburan, ia mengucapkan terimakasi.

Lanjutnya lagi, saya yang mendirikan aikon di sini, sehingga Kang Uu benar-benar semakin populer manuju Gubernur Jabar”. jelasnya.

Para peserta sangat antusias mengikuti kegiatan tersebut. Dari setiap perwakilan Kabupaten maupun Kota masing- masing membawa jawaranya, untuk mengikuti kegiatan Pasanggiri Ibing Pencak Silat.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, H.Kundang, saat ditemui Sorot Indonesia, mengatakan “Tahun ini kita sudah melakukan dialog dengan mengundang para pakar, termasuk mengundang Profesor dari Bandung. Pokonya seni budaya yang ada di Tasikmalaya kita kambangkan.

Saat ditanya, keinginan Bupati pencak silat dimasukkan dalam ektrakulikuler, kalau bisa dimasukkan” jawabnya.

Di tempat yang sama, salah satu peserta paguron. Ajuh, Ketua Paguron “Maung Bodas” dari Kamp. Leuwibodas, Desa Santanamekar, saat ditemui Sorot Indonesia, mengatakan “dengan diadakannya kegiatan tersebut kedepan  akan lahir para jawara-jawara pencak silat yang akan mengharumkan nama baik Kabupten Tasikmalaya di kancah nasional maupun internasional pada event-event seni dan olah raga ini.

“Tasik ini merupakan gudangnya para jawara Pencak Silat dan mudah-mudahan kegiatan seperti ini terus dilakukan, ini untuk menguji mental para anak-anak didik paguron” ungkapnya.

Semenara itu, Ketua Panitia menyebutkan “Untuk pertama kali juga, penjadi pendorong, Alhamdulillah dari Kota saja 20 paguron yang aktip terdaftar semua, kecuali wilayah barat, karena jarak tempuh, jadi ga ikut. Peserta yang mengikuti acara Pasanggiri Ibing Pecak Silat ini, Kota 30 paguron dan Kabupaten 30 paguron, yang akan memperebutkan 100 medali.”

“Kegiatan  ini untuk menjalin silaturahmi dan melestarikan budaya sunda sebagai akar budaya nasional serta menggali potensi  para jawara cilik.

Menurutnya ada tiga kelas kategori yang diperlombakan pada Pasanggiri Ibing Pencak Silat ini,  diantaranya untuk kelas Pemula, Remaja dan Dewas “jelas Aa Puad dari Paguron Tri Sula. ( Budi)

Pasanggiri Seni Ibing Pencak Silat

Comments

comments